ZONAUTARA.COM — Update kasus Covid-19 di Indonesia per Rabu (25/08/2021) bertambah sebanyak 18.671 orang, sehingga akumulasi kasus sejak Maret 2020 hingga kini menadi 4.026.837 orang.

Sementara, data yang diolah oleh Satgas Covid-19 ini juga melaporkan data kematian. Sebanyak 1.041 orang pada hari ini dinyatakan meninggal karena Covid-19. Sehingga akumulasi kasus kematian sejak Maret 2020 hingga kini menjadi 129.293 orang.

Sedangkan, 33.703 pasien hari ini dinyatakan sembuh, segingga akumulasi pasien sembuh sejak Maret 2020 hingga kini menjadi 3.639.867 pasien.

Satgas juga menyebut kasus aktif kini mencapai 257.677 orang, berkurang 16.073 kasus dari hari sebelumnya.

Sementara, spesimen yang diperiksa hanya 249.265. Ada sedikit peningkatan dari sehari sebelumnya yang hanya mencapai 185.852 sampel. Padahal, Presiden Jokowi sebelumnya menargetkan 400 ribu tes per hari.

Sementara angka vaksinasi diklaim naik 542.523 orang. Demikian demikian total yang sudah divaksin 59.011.333 orang.

Sehari sebelumnya, Selasa (23/08/2021) angka positif Covid-19 bertambah 19.106 orang dan kasus kematian mencapai 1.038 jiwa.

Pemerintah sudah menurunkan level asesmen Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya menjadi PPKM level 3 yang sebelumnya level 4.
Sementara itu, pemerintah kembali memperpanjang masa PPKM Level 4, 3, dan 2 di sejumlah daerah Jawa-Bali. PPKM diperpanjang satu pekan atau hingga 30 Agustus 2021. Terdapat 52 kabupaten/kota di Jawa-Bali yang masih menerapkan PPKM Level 4.

Kemudian sebanyak 67 kabupaten/kota di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 3. Sementara 8 daerah yang menerapkan PPKM Level 2, dengan daerah terbanyak berada di Jawa Barat.

Pemerintah melonggarkan pembatasan aktivitas masyarakat selama PPKM berbasis level di Jawa dan Bali. Rumah ibadah kini diizinkan menggelar kegiatan peribadatan hingga 50 persen dari kapasitas di daerah yang menerapkan PPKM Level 3 dan 4 di Jawa-Bali.

Pemerintah juga masih terus melaksanakan program vaksinasi guna menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity dari virus corona. Di Jakarta, vaksinasi berjalan lancar. Namun di daerah lain, terutama di luar Jawa, jumlah warga yang disuntik vaksin masih jauh dari target.

Hal tersebut lantaran lambatnya proses penyaluran vaksin ke daerah-daerah. Tak hanya itu, jumlah yang diberikan ke pemerintah daerah juga minim, sangat tidak sesuai dengan animo masyarakat yang sudah besar.