bar-merah

Pelaku tabrak lari jurnalis Ryo belum ditemukan, AJI Manado bawa ke Komite Keselamatan Jurnalis

Ryo Noor
Jurnalis Tribun Manado dan juga anggota AJI Manado, Ryo Noor, korban tabrak lari hingga tewas. (Foto: koleksi keluarga)

ZONAUTARA.com– Hingga saat ini, polisi belum menemukan pelaku yang menabrak jurnalis Tribun Manado Ryo Noor, hingga tewas. Tim yang dibentuk oleh Kepolisian Resort Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), masih terus mencari siapa pelaku tabrak lari tersebut.

Berbagai upaya yang dilakukan seperti mengembangkan barang bukti, serta pencarian melalui rekaman CCTV masih juga belum menemukan titik terang, siapa sosok pengendara mobil Agya berwarna hitam itu.

Mencermati hal tersebut Ketua AJI Manado Fransiskus Marcelino Talokon angkat bicara. Dia menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga pelakunya bisa ditemukan.

“Kami sekali lagi tegaskan, kasus Ryo Noor akan kami kawal. Ini bisa jadi kejahatan yang luar biasa dan terlihat seperti sudah direncanakan,” jelas Fransiskus, Jumat (24/3/2023).

Menurut Fransiskus AJI Manado akan membawa kasus yang menewaskan Ryo ke Komite Keselamatan Jurnalis.

“Ini juga sudah menjadi perhatian AJI Indonesia. AJI terus memantau proses pengusutan kasus ini yang sementara bergulir di kepolisian,” jelas Fransiskus.

Dia berharap dalam waktu dekat Polda Sulut akan menemukan keberadaan pelaku.

“Polisi kan punya berbagai cara untuk menuntaskan kasus ini,” jelasnya.

Sebelumnya Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Setyo Budianto sudah memerintahkan Ditreskrimum Polda Sulut memback up Polres Minahasa melakukan penyidikan.

“Teknisnya tak perlu saya jelaskan, semua pasti berharap bahwa akan terungkap. Semua harus didukung dengan bukti yang kuat, semua ada proses dan tahapan,” terangnya.

Kapolda Sulut berharap kepolisian dapat mengungkap secepatnya siapa pelakunya.

“Karena saya melihat bahwa bukan lakalantas biasa. Ini lakalantas tabrak lari,, yang menyebabkan matinya seseorang. Ini sesuatu yang luar biasa,” ujar Kapolda.

Kapolda mengakui ada beberapa kendala yang dialami dalam proses penyelidikan, diantaranya tidak ada saksi yang melihat kejadian tersebut.

“Kita hanya mengandalkan beberapa sumber, jadi memang agak kesulitan dalam hal itu. Tapi itu merupakan tantangan buat kami untuk mengungkap siapa pelakunya,” pungkas Kapolda. (**)



Jika anda merasa konten ini bermanfaat, anda dapat berkontribusi melalui DONASI. Klik banner di bawah ini untuk menyalurkan donasi, agar kami dapat terus memproduksi konten yang bermanfaat



Share This Article
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com