bar-merah

Kenali Sleep Apnea pada Ibu Hamil

ZONAUTARA.com – Ketika seorang ibu hamil mengalami kesulitan tidur di malam hari, salah satu masalah yang sering muncul adalah sulit bernapas secara berulang saat tidur, yang dapat menjadi tanda dari kondisi sleep apnea.

Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang dapat berdampak serius pada kesehatan ibu hamil dan janin. Mengapa sleep apnea begitu berisiko bagi ibu hamil?

Penyebab Sleep Apnea pada Ibu Hamil

Gangguan tidur seperti sleep apnea sering terjadi pada ibu hamil karena berbagai faktor, termasuk masalah pernapasan akibat kenaikan berat badan selama kehamilan.

hamil

Sleep apnea membuat tubuh dalam posisi siaga akibat kurangnya oksigen, yang dapat meningkatkan tekanan darah dan melepaskan hormon-hormon tertentu.

Ibu hamil dengan kenaikan berat badan berlebih atau obesitas memiliki risiko lebih tinggi mengalami sleep apnea. Selain itu, perubahan hormon saat hamil juga dapat mempengaruhi pola pernapasan.

Gejala dan Resiko Sleep Apnea pada Ibu Hamil

Bagi ibu hamil yang mengalami sleep apnea, gejala seperti mendengkur saat tidur, kesulitan bernafas, tersedak, batuk-batuk saat tidur, sering terbangun karena sesak, hingga napas yang terhenti dapat muncul.

Risiko mengalami sleep apnea akan meningkat pada trimester ketiga kehamilan, karena kenaikan berat badan yang membuat jalur napas semakin sempit.

Dampak Sleep Apnea pada Kesehatan Ibu dan Janin

Studi menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang mengalami sleep apnea memiliki risiko lebih tinggi mengalami preeklamsia, yang dapat menyebabkan persalinan melalui operasi caesar.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ibu hamil dengan sleep apnea cenderung melahirkan melalui operasi caesar daripada persalinan normal.

Penanganan Sleep Apnea pada Ibu Hamil

Jika Anda mengalami sleep apnea selama kehamilan, penting untuk memperhatikan kesehatan dengan menjaga berat badan ideal, melakukan olahraga yang sesuai, dan menjaga sirkulasi udara saat tidur.

Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, terutama jika Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi atau diabetes gestational.



Jika anda merasa konten ini bermanfaat, anda dapat berkontribusi melalui DONASI. Klik banner di bawah ini untuk menyalurkan donasi, agar kami dapat terus memproduksi konten yang bermanfaat



Share This Article
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com