Amalan utama pada tiga hari terakhir Ramadan berdasarkan dalil-dalil syariat

Neno Karlina Paputungan
Editor: Redaktur
Ilustrasi buka puasa (Foto oleh Sami Abdullah)

ZONAUTARA.com – Tiga hari terakhir dalam bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam.

Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah guna meraih keutamaan yang dijanjikan, terutama dalam mencari malam Lailatul Qadar.

Berikut beberapa amalan utama yang dianjurkan beserta dasar hukumnya:

I’tikaf (Berdiam Diri di Masjid)

I’tikaf adalah amalan sunnah yang dilakukan dengan berdiam diri di masjid untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya i’tikaf, terutama di sepuluh hari terakhir Ramadan. Dari Aisyah RA, beliau berkata:

“Rasulullah SAW biasa beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan sampai beliau wafat, kemudian istri-istrinya pun beri’tikaf setelah beliau.”


Mencari Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari malam ini pada sepuluh malam terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.

Beliau bersabda: “Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.”

Memperbanyak Salat Malam (Qiyamul Lail)

Pada tiga hari terakhir Ramadan, dianjurkan untuk menghidupkan malam dengan memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdoa.

Dari Aisyah RA, ia berkata: “Apabila telah masuk sepuluh hari terakhir (Ramadan), Rasulullah SAW menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan ikat pinggangnya.”

Memperbanyak Doa dan Dzikir

Pada malam-malam terakhir Ramadan, memperbanyak doa dan dzikir sangat dianjurkan. Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, menyukai ampunan, maka ampunilah aku.”

Memperbanyak Sedekah

Sedekah di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar, terutama di sepuluh hari terakhir. Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata:

“Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadan.

Membaca dan Merenungkan Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an di bulan Ramadan sangat dianjurkan, terutama di sepuluh hari terakhir. Dalam hadits dari Ibnu Abbas RA, disebutkan:

“Jibril menemui Nabi SAW setiap malam di bulan Ramadan dan bertadarus Al-Qur’an bersamanya.”

    Melaksanakan amalan-amalan tersebut dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan diharapkan dapat meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT pada akhir Ramadan.

    Suka berkelana ke tempat baru, terutama di alam bebas. Mencintai sastra fiksi dan tradisi. Berminat pada isu-isu ekofeminisme, gender, hak perempuan dan anak. Beberapa kali menerima fellowship liputan mendalam. Tercatat sebagai anggota AJI.
    Leave a Comment

    Leave a Reply

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com