ZONAUTARA.com – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca buruk yang diperkirakan akan terjadi selama bulan April. Bupati menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Sitaro untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri menghadapi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Keselamatan kita bersama adalah prioritas utama,” ujar Bupati.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara, wilayah Sitaro diprediksi akan mengalami curah hujan tinggi disertai angin kencang selama bulan April. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Menyikapi hal ini, Bupati Chyntia Ingrid Kalangit menginstruksikan kepada seluruh perangkat daerah dan masyarakat untuk mengambil langkah-langkah preventif, seperti membersihkan saluran air, memangkas cabang pohon yang rapuh, dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat kondisi cuaca memburuk.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan sekitar dan selalu mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi. Dengan demikian, kita dapat meminimalisir risiko dan menjaga keselamatan bersama,” tambah Bupati.
Pemerintah Kabupaten Sitaro juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda bahaya atau membutuhkan bantuan.