ZONAUTARA.com – Para pedagang mobil bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, mulai menawarkan mobil listrik bekas dengan harga yang mengalami penurunan signifikan. Beberapa mobil seperti BYD M6, BYD Seal, Hyundai Ioniq 5, Hyundai Kona Electric, hingga Denza D9, meski baru digunakan setahun, dijual dengan selisih harga yang cukup jauh dari harga baru.
Asep, seorang pedagang di WTC Mangga Dua, mengatakan bahwa ia mulai menjual mobil listrik bekas dalam tiga minggu terakhir karena tingginya minat masyarakat. “Iya, sekarang sudah berani jual mobil listrik bekas, walaupun harganya jatuh banget. Tapi ya memanfaatkan kondisi di mana banyak orang sekarang mulai tertarik dengan mobil listrik,” kata Asep kepada CNBC Indonesia, Minggu (26/4/2026).
Menurut Asep, ketertarikan masyarakat terhadap mobil listrik bekas disebabkan kekhawatiran terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). “Mungkin karena masyarakat mulai khawatir dengan adanya kenaikan BBM efek perang, jadi mulai melirik mobil listrik,” lanjutnya. Meski demikian, kebanyakan pembeli hanya mempertimbangkan mobil listrik bekas sebagai kendaraan kedua.
Sementara itu, Dini, pedagang lainnya, mengakui bahwa meskipun harga mobil listrik bekas jatuh, ia tetap menawarkan beberapa unit karena peluang pasar. “Mobil listrik bekas baru dijual di sini, ya lima hari lalu, sebelumnya enggak berani karena harganya jatuh banget. Tapi karena masyarakat mulai khawatir harga BBM naik, jadi ya kami berani jual,” ujar Dini. Namun, persediaan mobil listrik bekas masih terbatas, dengan jumlah tidak sebanyak mobil konvensional.
Di antara model yang dijual, terdapat BYD M6 seharga Rp325 juta, BYD Seal Rp600 juta, Hyundai Ioniq 5 seharga Rp420 juta, Hyundai Kona Electric 2024 Rp395 juta, dan Denza D9 Rp810 juta. Willy, pedagang lainnya, mengatakan bahwa Denza D9 bekas yang baru tiga hari dijual, hanya digunakan selama satu tahun.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

