Imunisasi Rutin Mencegah Wabah Penyakit Menular di Indonesia

IDAI menegaskan imunisasi rutin sebagai upaya kunci mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular di Indonesia.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan pentingnya imunisasi rutin sebagai upaya mencegah Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit menular di Indonesia. Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menyusul masih terjadinya berbagai wabah yang dapat dicegah dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata.

Piprim Basarah Yanuarso menjelaskan bahwa pencegahan melalui imunisasi rutin jauh lebih efisien dibandingkan dengan penanganan saat wabah sudah terjadi. Menurutnya, program respons wabah seperti Outbreak Response Immunization (ORI) memerlukan biaya lebih besar. “Kita masih melihat bagaimana Indonesia masih disibukkan dengan berbagai KLB atau wabah penyakit menular yang sebetulnya bisa dicegah dengan imunisasi. Kalau terjadi KLB itu biayanya jauh lebih mahal daripada apabila kita melakukan imunisasi rutin,” ujarnya dilansir dari Antara.

Ketua Satuan Tugas Imunisasi IDAI, Hartono Gunardi, menambahkan bahwa selama pandemi covid-19, cakupan imunisasi sempat menurun. Selain gangguan layanan, tantangan terbesar saat ini adalah keraguan masyarakat terhadap vaksin yang turut memicu lonjakan kasus. “Dengan melengkapi imunisasi anak, bukan hanya melindungi anak, tetapi juga melindungi anggota keluarga lain,” kata Hartono. Ia mengimbau para orang tua agar segera memeriksa buku KIA anak mereka.

Masalah ini menjadi perhatian serius di Kota Cirebon, yang telah menetapkan status KLB campak sejak 20 Februari 2026. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cirebon, hingga 4 April 2026 terdapat 150 kasus suspek campak, dengan sembilan kasus telah terkonfirmasi positif melalui uji laboratorium.

IDAI juga menyoroti pentingnya pemilihan daycare yang berstandar nasional untuk memenuhi kebutuhan dasar anak dan mencegah risiko penelantaran serta kekerasan. IDAI mendorong daycare mematuhi regulasi PAUD dan menyediakan fasilitas seperti CCTV agar orang tua dapat memantau kondisi anak, serta memastikan guru daycare memiliki kompetensi dalam pemenuhan kesehatan anak.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com