ZONAUTARA.com – Filipina mendukung dokumen deklarasi tentang kerja sama maritim yang akan dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina. Juru bicara ASEAN, Dominic Xavier Imperial, menjelaskan bahwa dokumen ini menekankan komitmen kawasan untuk memperkuat kerja sama maritim melalui berbagai inisiatif konkret.
Menurut siaran pers yang diterima, salah satu inisiatif penting adalah pengakuan Forum Penjaga Pantai ASEAN (ASEAN Coast Guard Forum/ACF) sebagai Badan Sektoral ASEAN, serta usulan pembentukan Pusat Maritim ASEAN di Filipina. Selain kerja sama maritim, Filipina juga mendukung dokumen Protokol Cebu untuk mengubah Piagam ASEAN.
Imperial memaparkan bahwa perubahan Piagam ASEAN ini merupakan amandemen pertama sejak piagam tersebut ditandatangani pada 2007, yang mencakup penguatan kelembagaan ASEAN dan mendukung integrasi Timor-Leste ke dalam blok regional. Adapun dokumen ketiga yang dibahas adalah pernyataan respons ASEAN terhadap krisis Timur Tengah yang telah dibahas dalam pertemuan khusus Menteri Luar Negeri ASEAN sebelumnya.
Filipina menegaskan akan mendorong beberapa prioritas utama dalam KTT, termasuk keamanan energi, ketahanan pangan, keselamatan warga negara ASEAN, serta persiapan peringatan 50 tahun Treaty of Amity and Cooperation (TAC). “Pada saat ketidakpastian geopolitik yang meningkat, penting bagi ASEAN untuk memperkuat koordinasi dan menegaskan kembali prinsip hukum internasional,” kata Imperial.
KTT ASEAN ke-48 diawali dengan serangkaian pertemuan tingkat menteri, di antaranya Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Ministerial Meeting/AMM) dan Pertemuan Dewan Komunitas Politik-Keamanan ASEAN (ASEAN Political-Security Community/APSC).
Diolah dari laporan Antara.

