ZONAUTARA.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ekonomi Indonesia jauh dari ancaman hiperinflasi di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu. Hal ini disampaikan Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KITA di kantor Kementerian Keuangan, Selasa (05/05/2026).
Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap stabil dan tidak mengalami ‘overheat’ atau kepanasan yang bisa mengakibatkan inflasi tinggi. Pernyataan ini diberikan guna merespons spekulasi sejumlah pengamat yang mengkhawatirkan potensi hiperinflasi di tanah air.
“Ekonomi Indonesia tidak akan ‘overheat’ atau kepanasan dan berakhir dengan inflasi,” tegas Purbaya. Dengan kebijakan fiskal yang hati-hati, Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi di tengah ketidakpastian global saat ini.
Purbaya juga menilai bahwa meskipun tantangan seperti inflasi tetap ada, pemerintah akan menjaga agar dampaknya tidak signifikan terhadap masyarakat. Kebijakan yang diterapkan dirancang untuk mencapai keseimbangan ekonomi dengan menargetkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Keterangan lengkap mengenai pernyataan Purbaya dapat disimak dalam program Power Lunch CNBC Indonesia pada Kamis, 07 Mei 2026.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

