ZONAUTARA.com – Peristiwa tragis terjadi ketika dua pendaki warga negara asing (WNA) meninggal akibat letusan Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat (8/5) pagi. Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, mengonfirmasi bahwa kedua korban merupakan warga negara China dan Singapura. Namun, identitas lengkap mereka belum dapat dipastikan.
“Informasinya 2 WNA untuk identitas masih belum tahu pasti, pendaki. WNA China dan Singapura,” ujar Erlichson seperti dikutip detikcom.
Erlichson juga melaporkan bahwa saat ini ada sekitar 20 pendaki lainnya yang terjebak di Gunung Dukono. “20 orang terjebak,” ujarnya menambahkan.
Gunung Dukono mengalami erupsi pada pukul 07.41 WIT dengan tinggi kolom abu mencapai 10 km di atas puncak. Erupsi dilaporkan oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang mencatat kolom abu berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah utara.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk menjauhi Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km guna menghindari risiko bahaya lanjutan dari aktivitas gunung berapi ini.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

