Tuduhan Pemerkosaan di Married at First Sight Dinilai Serius oleh Pemerintah

Tuduhan pemerkosaan di Married at First Sight dinilai serius oleh pemerintah, DCMS tuntut konsekuensi atas kriminalitas.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Tuduhan pemerkosaan yang melibatkan acara Married at First Sight (MAFS) di Inggris dinyatakan sebagai hal “serius” dan perlu ada konsekuensi bagi tindakan kriminal atau kesalahan tersebut, menurut Departemen Budaya, Media, dan Olahraga (DCMS). Investigasi BBC Panorama mengungkap bahwa dua wanita mengaku diperkosa selama proses syuting, sementara seorang wanita ketiga mengatakan dia menjadi korban tindakan seksual tanpa persetujuan. Ofcom menegaskan bahwa penyiar harus memastikan “perhatian yang sangat hati-hati” terhadap kesejahteraan peserta acara.

Perusahaan pariwisata Tui menghentikan sponsor pada acara tersebut, dan Channel 4 telah menarik semua episode MAFS UK dari layanan streaming maupun linear mereka serta dari saluran sosial media MAFS UK. Dalam pernyataan yang dirilis tak lama setelah BBC News mempublikasikan laporan tersebut pada hari Senin, Channel 4 mengatakan telah memerintahkan tinjauan eksternal mengenai kesejahteraan peserta acara setelah terungkapnya tuduhan-tuduhan serius.

Pengacara untuk CPL, perusahaan produksi independen yang membuat versi UK dari acara tersebut, berdalih bahwa sistem kesejahteraan mereka adalah “standar emas” dan terdepan di industri, dan bahwa mereka telah bertindak dengan tepat dalam semua kasus ini. Pada hari Selasa, Alex Mahon, yang menjabat sebagai CEO Channel 4, dijadwalkan untuk menjawab pertanyaan dari anggota parlemen dalam pertemuan yang telah dijadwalkan sebelumnya dengan Komite Budaya, Media, dan Olahraga.

Kketua komite, Caroline Dineage, mengatakan kepada BBC News bahwa MAFS UK memang “mengandung elemen risiko” sebagai sebuah acara. Dia menekankan bahwa dalam acara tersebut peserta diharapkan untuk saling mengenal secara intim dalam waktu yang sangat singkat setelah bertemu. “Hampir terasa seperti kecelakaan yang ditunggu-tunggu terjadi,” ujarnya.

Seorang juru bicara DCMS mengatakan bahwa semua tuduhan harus disampaikan ke otoritas yang tepat dan diselidiki dengan kerja sama penuh dari pihak-pihak yang terlibat, dengan tindakan diambil untuk memastikan standar tertinggi tetap terjaga dan ada konsekuensi bagi tindakan kriminal atau kesalahan. Seorang juru bicara Ofcom menambahkan bahwa berdasarkan aturan mereka, penyiar diwajibkan untuk memastikan kesejahteraan orang-orang yang mungkin berisiko mengalami bahaya akibat partisipasi mereka dalam program tersebut.




Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com