ZONAUTARA.com – Kementerian Sosial memastikan kesiapan dana lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan di Jakarta, Rabu, bahwa penyaluran tahap lanjutan akan dimulai pekan depan oleh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan bahwa bantuan ini mencakup santunan kematian untuk keluarga korban, dana luka-luka berat senilai Rp5 juta, serta bantuan stimulan sosial ekonomi, perabotan rumah, dan jaminan hidup selama tiga bulan. “Tahap pertama sudah kami salurkan hampir Rp1 triliun, dan minggu depan Insya Allah kami menyalurkan lebih dari Rp1 triliun,” kata Saifullah Yusuf usai menerima audiensi dari Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.
Saifullah menekankan pentingnya proses pencairan bantuan yang berbasis data berjenjang dari pemerintah daerah dan diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik untuk menjaga akuntabilitas. Pertemuan ini juga membahas usulan perluasan cakupan penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) bagi masyarakat Aceh terdampak bencana.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah berharap agar anggaran tambahan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk Aceh segera direalisasikan pemerintah pusat demi mendorong pemulihan ekonomi daerah. “Untuk Aceh ada Rp1 triliun lebih agar secepat mungkin bisa disalurkan, agar mereka di sana bisa mendapatkan dan ada pertumbuhan ekonomi yang cepat di Aceh,” ujarnya.
Dia mengungkapkan kondisi sosial-ekonomi masyarakat Aceh menurun tajam akibat bencana banjir dan tanah longsor akhir 2025, dengan banyak warga yang sebelumnya berada di kelas ekonomi mapan kini turun drastis. “Dampak bencana menyebabkan peningkatan angka kemiskinan di Aceh,” tambahnya.
Diolah dari laporan Antara.

