ZONAUTARA.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan penemuan cadangan gas besar di wilayah Cekungan Kutai, dengan potensi sumber daya mencapai 7 triliun kaki kubik. Potensi ini terdiri dari 5 triliun kaki kubik di sumur Geliga-1 dan 2 triliun kaki kubik di potensi gas Gula, di samping kondensat sekitar 375 juta barel setara minyak.
Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Migas, Muhammad Rizwi Jilanisaf Hisjam, dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI pada Kamis (21/5/2026), temuan ini diharapkan dapat memperkuat pasokan gas nasional. Rencana pengembangan proyek Geliga dan Gula diproyeksikan untuk menghasilkan gas sebesar 1.000 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan kondensat sekitar 80.000 barel setara minyak per hari (BOEPD).
“Temuan ini menegaskan skala proyek yang sangat besar, strategis, dan berperan penting dalam mendukung ketahanan energi nasional serta penyediaan pasokan gas yang berkelanjutan,” ujar Rizwi.
Pemerintah berharap dengan adanya penemuan ini, kebutuhan energi domestik dapat terpenuhi di masa depan. Selain itu, cadangan ini diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan pada impor energi.
Potensi gas baru di Cekungan Kutai ini menjadi salah satu temuan strategis bagi industri energi Indonesia, dengan harapan dapat membawa dampak positif bagi pasokan energi dalam negeri.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

