Perkuat Trust untuk Atasi Krisis Ekonomi yang Mengancam Indonesia

Pentingnya memperkuat trust antara pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi krisis ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh situasi geopolitik internasional yang memanas dinilai membutuhkan antisipasi tidak hanya lewat kebijakan ekonomi, tetapi juga dengan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah. Hal ini penting mengingat stabilitas sosial dan ekonomi Indonesia sangat bergantung pada kemampuan semua pihak dalam menjaga kepercayaan dan keterbukaan dalam demokrasi.

Akademisi dari Universitas Negeri Jakarta, Prof. Robertus Robert, menyoroti situasi global saat ini yang penuh tekanan akibat berbagai konflik dan krisis, yang menurutnya berpotensi mempengaruhi sektor ekonomi, politik, dan keamanan nasional Indonesia. “Indonesia berada di dalam tatanan global yang sedang tunggang langgang, penuh ketidakpastian dan risiko. Konflik dan krisis di pelbagai kawasan sekitar membuat tekanan baru baik ekonomi, politik maupun keamanan di Indonesia,” ujar Robert di Jakarta, Jumat (22/5).

Robert menekankan perlunya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk mencegah terjadinya krisis ekonomi dan politik yang lebih besar. Ia berpendapat bahwa pengalaman krisis masa lalu harus menjadi pelajaran, karena proses pemulihan akan jauh lebih berat jika krisis terjadi kembali di tengah kompleksitas situasi global saat ini. “Apakah Indonesia akan mengalami krisis seperti dulu? Kita tentu berharap tidak terjadi. Kita harus bersama-sama menjaga Indonesia agar tidak masuk ke dalam jurang krisis,” katanya.

Kepercayaan publik, menurut Robert, merupakan elemen utama untuk menghadapi situasi ketidakpastian ini. Ia menekankan bahwa kepercayaan akan tumbuh jika pemerintah memberikan ruang untuk partisipasi masyarakat dan membangun komunikasi yang terbuka. Sebaliknya, kepercayaan dapat melemah jika keresahan masyarakat direspons secara represif. “Trust muncul apabila pemerintah terbuka dan mendorong partisipasi yang genuine. Sebaliknya trust akan hilang apabila kekhawatiran dan pertanyaan-pertanyaan rakyat dijawab dengan represi dan kekerasan,” ucapnya.

Robert juga menyatakan bahwa demokrasi seharusnya menjadi modal sosial yang memperkuat solidaritas nasional menghadapi ancaman ekonomi global. “Warga dan pemerintah sama-sama punya kewajiban menjadikan demokrasi kita sebagai bekal untuk membangun kepercayaan agar kita mampu melewati zaman yang tak pasti ini,” tuturnya.




Beberapa analis menilai bahwa meskipun peluang Indonesia mengalami krisis besar seperti krisis moneter 1998 relatif lebih kecil karena fundamental ekonomi yang lebih baik, risiko tekanan ekonomi tetap perlu diwaspadai. Terutama jika konflik geopolitik berkembang menjadi krisis energi yang berkepanjangan, yang dapat memicu kenaikan harga komoditas serta inflasi global.

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com