ZONAUTARA.com – Tim Pengawas Haji DPR 2026, bekerja sama dengan Kementerian Haji, Badan Pengelola Keuangan Haji, Puskes Haji Kemenhaj, dan sejumlah pemangku kepentingan, mengadakan rapat koordinasi untuk mempersiapkan puncak ibadah haji yang akan berlangsung dalam dua hari ke depan. Rapat ini membahas isu penting seperti pemondokan haji, transportasi dari hotel ke Padang Arafah, penyediaan konsumsi, dan layanan kesehatan.
Menteri Haji Muhamad Irfan Yusuf menyatakan bahwa persiapan pelaksanaan puncak ibadah haji sudah mencapai hampir 100 persen, termasuk menyiagakan 2.000 bus untuk mengangkut jemaah. “Untuk menghindari penumpukan, perjalanan jemaah dibagi tiga gelombang: jam 07.00-11.00, 11.30-16.00, dan 16.30-21.00,” ujar Irfan usai rapat.
Selain persiapan transportasi, sekitar tiga juta makanan siap makan akan disediakan untuk konsumsi jemaah, baik sebelum maupun selama berada di Arafah. Untuk layanan kesehatan, 1.000 petugas medis disiagakan untuk menangani jemaah sakit.
Ketua Timwas Haji DPR dan Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurizal, menyambut baik persiapan ini, meskipun ada beberapa masalah kecil terkait jarak dan fasilitas hotel. “Kita apresiasi penyelenggaraan haji yang cukup luar biasa oleh Kementerian Haji sebagai penyelenggara perdana tahun ini,” katanya.
Cucun berharap persiapan yang matang ini bisa menjamin kelancaran puncak ibadah haji di Arafah, mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

