ZONAUTARA.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Diperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan di Jakarta pada Minggu malam, mengatakan kesiapsiagaan di tingkat lokal sangat penting mengingat cuaca ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi basah. Bencana ini baru-baru ini melanda Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
“Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Kami meminta pemda dan masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana tersebut,” ujar Abdul.
Ia menjelaskan bahwa akibat cuaca ekstrem, Kabupaten Blora baru-baru ini mengalami banjir yang merendam 35 rumah serta dua fasilitas pendidikan, yaitu SD Mulyorejo 1 dan SMP 4 Cepu. Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat malam dan meskipun genangan air dilaporkan sudah mulai surut pada Sabtu setelah dilakukan penilaian oleh BPBD setempat, Abdul mengingatkan bahwa banyak wilayah lain saat ini mulai memasuki musim kemarau.
Dengan demikian, kesiapsiagaan yang diminta oleh BNPB tidak hanya terfokus pada banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem, tetapi juga bencana hidrometeorologi kering seperti kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dan peringatan dini dari pemerintah daerah, BPBD, BMKG, maupun PVMBG. Langkah antisipasi dan respons cepat menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana.
Diolah dari laporan Antara.

