ZONAUTARA.com – Harga minyak dunia mengalami penurunan setelah munculnya pernyataan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Iran. Trump mengatakan bahwa negosiasi tersebut berjalan secara tertib dan konstruktif, meskipun Amerika Serikat tidak terburu-buru untuk mencapai kesepakatan. Hal ini disampaikan dalam program Squawk Box CNBC Indonesia pada Senin, 25 Mei 2026.
Dalam wawancara tersebut, Trump menjelaskan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan serangkaian pertemuan yang produktif. “Kami memiliki banyak hal untuk dibicarakan, dan semuanya berjalan dengan baik sejauh ini,” ujar Trump, menegaskan bahwa meskipun ada kemajuan, tidak ada desakan untuk segera mencapai kesepakatan akhir.
Pernyataan ini memberi pengaruh langsung pada pasar minyak dunia. Harga minyak mengalami penurunan sebagai tanggapan dari sentimen pasar yang berharap kesepakatan akan menghilangkan beberapa ketegangan geopolitik antara kedua negara, yang selama ini telah mempengaruhi pasokan minyak secara global.
Para analis pasar menilai bahwa penurunan harga minyak ini bisa menjadi pertanda positif jika kesepakatan benar-benar tercapai. Hal ini dapat mengurangi risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang selama ini mendominasi sentimen pasar minyak dunia.
“Pembicaraan ini adalah langkah penting bagi stabilitas pasar global,” kata seorang analis energi. “Jika negosiasi ini berhasil, itu bisa menjadi katalisator untuk kestabilan harga minyak dalam jangka panjang.”
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

