ZONAUTARA.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta akan mengoperasikan tujuh kereta api (KA) tambahan pada periode libur Hari Raya Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila, mulai dari 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Langkah ini diambil guna mendukung mobilitas masyarakat secara aman, nyaman, dan tepat waktu.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan kesiapan kereta api tambahan tersebut dalam beberapa kelas, mulai dari ekonomi hingga eksekutif. Hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir pekan. “Masyarakat juga diingatkan agar merencanakan libur panjang dengan KA sejak jauh-jauh hari,” ujarnya di Yogyakarta.
Sebelumnya, terdapat tujuh KA tambahan yang diberangkatkan dari Daop 6 Yogyakarta pada libur dan cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pada periode libur kali ini, Kereta Ekonomi Kerakyatan turut dihadirkan dalam rangkaian salah satu KA Tambahan, yaitu KA 7039 relasi Lempuyangan-Pasarsenen PP dengan tarif terjangkau.
KA tambahan lainnya yang akan beroperasi meliputi KA Sancaka Fakultatif (88BF) relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng, KA Batavia (7005) relasi Solo Balapan-Gambir, KA Tambahan Yogyakarta-Gambir (7007C dan 7009C), dan KA Tambahan Solobalapan-Bandung (7011C dan 7013C). Semua perjalanan tersebut menekankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.
KAI Daop 6 juga menghimbau masyarakat untuk memesan tiket yang dapat dilakukan mulai H-45 keberangkatan melalui berbagai kanal, termasuk aplikasi Access by KAI dan website kai.id. “Masyarakat juga diimbau mengatur waktu keberangkatan ke stasiun agar tidak terlambat sehingga tidak perlu terburu-buru yang dapat berpotensi mengganggu keselamatan dan kenyamanan,” tambah Feni.
Diolah dari laporan Antara.

