125 rumah terdampak banjir di Solimandungan II, terparah dari empat desa

Editor: Redaktur

ZONAUTARA.com — Sebanyak 125 rumah di Desa Solimandungan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, terdampak banjir yang terjadi pada Rabu sore, 28 Mei 2026.

Banjir membawa material kayu, batang kelapa, pohon pisang, hingga lumpur ke permukiman warga.

Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 16.00 WITA setelah debit air meningkat dari aliran sungai yang berasal dari kawasan pegunungan dan bermuara di wilayah Solimandungan II. Warga menduga material kayu yang hanyut berasal dari longsoran di bagian gunung yang terbawa arus deras.

Banjir tidak hanya terjadi di satu wilayah. Sedikitnya empat desa terdampak, yakni Desa Komangaan, Solimandungan Baru, Solimandungan I, dan Solimandungan II. Namun, kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di Solimandungan II.

Hingga Rabu malam, banyak rumah warga di desa tersebut masih tergenang lumpur. Material lumpur bercampur potongan kayu menutupi halaman rumah, akses jalan, hingga saluran air. Warga terlihat berupaya membersihkan rumah masing-masing dengan peralatan seadanya.




Salah satu warga, Reti Modeong (54), mengatakan masyarakat saling membantu membersihkan sisa material banjir secara gotong royong.

“Daripada selesai, warga selalu bergotong royong dan saling membantu,” kata Reti di Desa Solimandungan II, Rabu malam.

Reti mengaku dirinya belum sempat ikut membantu proses pembersihan pada malam hari karena kondisi yang masih belum memungkinkan. Menurutnya, banjir kali ini menjadi salah satu yang paling parah yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Selain merendam rumah warga, banjir juga membawa batang pohon dan material lainnya yang menyulitkan proses evakuasi dan pembersihan. Sejumlah warga harus membersihkan lumpur tebal yang masuk hingga ke dalam rumah.

Berdasarkan pantauan Zonautara.com, aparat sipil negara (ASN), personel TNI, dan Polri turut turun langsung melakukan kerja bakti bersama warga. Mereka terlihat bahu-membahu mengangkat kayu, membersihkan lumpur, dan membuka akses jalan yang tertutup material banjir.

Hingga malam hari, proses pembersihan masih terus dilakukan oleh warga bersama aparat di sejumlah titik terdampak banjir.

Suka berkelana ke tempat baru, terutama di alam bebas. Mencintai sastra fiksi dan tradisi. Berminat pada isu-isu ekofeminisme, gender, hak perempuan dan anak. Beberapa kali menerima fellowship liputan mendalam. Tercatat sebagai anggota AJI.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com