ZONAUTARA.com – Sebuah tragedi terjadi di Taman Wisata Alam Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada Rabu (29/5) ketika satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda wisata glamping. Dugaan awal menyebut kematian mereka akibat keracunan. Keempat korban yakni Muhamad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alvino Evan Hakim (16), dikenal sebagai keluarga yang baik di lingkungan mereka.
Muhamad Faerudin, sepupu dari almarhum Muhamad Ali Munawar, memaparkan bahwa sebelum berangkat berwisata ke Temanggung, keluarga ini sempat menitipkan hewan kurban. Mereka diketahui memiliki rumah dan kebun anggur di Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Pasangan suami istri tersebut merupakan pedagang di Pasar Lanang Ambarawa dan tinggal di Temenggungan, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Bagas Amar Hakiki, salah satu korban, adalah mahasiswa Sastra Prancis di Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2022. Ia direncanakan akan diwisuda pada Agustus 2026. Dekan Fakultas Ilmu Budaya UGM, Prof. Dr. Setiadi, menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya mahasiswa FIB tersebut. “FIB sangat berduka atas meninggalnya mahasiswa kami,” ujar Setiadi, Kamis (28/5).
Saat ini, Tim Inafis dari Polres Temanggung telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi awal guna menyelidiki lebih lanjut penyebab pasti dari insiden tragis tersebut.
Kasus dugaan keracunan ini menyerupai insiden lain di mana pelajar mengalami gejala mual dan pusing setelah menyantap makanan, namun dalam kasus ini, penyebab pastinya masih dalam investigasi lebih mendalam oleh pihak berwenang. Tim kepolisian berharap dapat segera memberikan kejelasan terkait penyebab meninggalnya satu keluarga ini.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

