ZONAUTARA.com – Ryamizard Ryacudu, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Menteri Pertahanan Indonesia, meninggal dunia pada Minggu pukul 14.03 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Jenderal TNI (Purn) ini dikenang karena jejak pengabdiannya yang tinggi dalam bidang pertahanan dan militer.
Brigjen TNI Donny Pramono, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, menyatakan bahwa Ryamizard adalah sosok prajurit berintegritas yang telah mendedikasikan hidupnya untuk negara melalui berbagai penugasan strategis. “Keluarga Besar TNI AD menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Beliau merupakan salah satu putra terbaik bangsa,” ucap Donny di Jakarta, Minggu.
Ryamizard lahir di Palembang pada 21 April 1950 dan merupakan putra Brigjen TNI Musannif Ryacudu. Dalam karier militernya, ia sempat menjabat sebagai KSAD dari 2002 hingga 2005, di mana ia memperkuat profesionalisme dan kesiapan TNI AD. Selepas karier militernya, ia diamanahkan sebagai Menteri Pertahanan dari 2014 hingga 2019, berkontribusi dalam penguatan sistem pertahanan nasional.
Menurut Donny, Ryamizard dikenang sebagai pemimpin yang tegas dan sederhana, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi. “Keteladanan, integritas, serta semangat pengabdiannya akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus prajurit Angkatan Darat,” tambah Donny.
TNI AD berharap agar almarhum Ryamizard mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan memberi dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan untuk menghadapi masa duka ini. Kepergian ini meninggalkan warisan pengabdian yang akan terus dikenang dalam sejarah TNI Angkatan Darat dan perjalanan bangsa Indonesia.
Diolah dari laporan Antara.

