ZONAUTARA.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat 68,04 poin atau 1,11 persen, berada di posisi 6.195,42. Penguatan ini didominasi oleh sektor energi. Sementara itu, indeks LQ45 naik 8,10 poin atau 1,33 persen ke 619,27.
Menurut Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, “IHSG menguat dimana para pelaku pasar juga mencerna data ekonomi,” ujarnya di Jakarta, Selasa.
Meski terdapat ketidakpastian di pasar global, pelaku pasar berusaha mencermati situasi ekonomi. Ketidakpastian ini diantaranya dipicu oleh negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran, sementara kabar dari internasional menyebutkan Teheran menangguhkan pembicaraan dengan Washington. Dalam negeri, laporan S&P Global menyebutkan indeks PMI meningkat dari 49,1 pada April 2026 menjadi 50,0 pada Mei 2026.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Mei 2026 adalah 0,28 persen mtm dan 3,08 persen yoy. Selain itu, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus 90 juta dolar AS.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sektor energi memimpin penguatan dengan peningkatan 1,78 persen, sedangkan sektor lainnya seperti infrastruktur dan barang baku masing-masing naik 0,64 persen dan 0,58 persen. Sebaliknya, sektor transportasi & logistik mengalami penurunan terdalam sebesar 3,20 persen.
Diolah dari laporan Antara.

