ZONAUTARA.com – Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus sebanyak lima kali pada Jumat (5/6), menyebabkan penutupan sementara Bandara Frans Seda Maumere. Hujan abu yang mencapai ketinggian antara 1.000 hingga 2.500 meter mengganggu penerbangan di kawasan tersebut.
Kepala Bandara Frans Seda Maumere, Parthaian Panjaitan, memastikan penutupan bandara dimulai Jumat pagi hingga Sabtu pukul 06.00 WITA untuk mengutamakan keselamatan penerbangan. “Operasi penerbangan ditutup sementara sampai besok pagi pukul 06.00 WITA demi keselamatan,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
Lima penerbangan yang dioperasikan oleh Wings Air dan Nam Air dibatalkan akibat erupsi ini. Rute penerbangan yang terkena dampak meliputi Maumere ke Kupang, Kupang ke Maumere, serta Maumere ke Labuan Bajo, dan sebaliknya.
Jadwal penerbangan Wings Air rute Labuan Bajo ke Maumere yang terdampak antara lain IW 1961 berangkat pukul 09.55 WITA dan tiba pukul 10.54 WITA, serta IW 1960 berangkat pukul 11.25 WITA dan tiba pukul 12.25 WITA. Meski demikian, berdasarkan informasi dari Humas Bandara Komodo, Marwah, Bandara Internasional Komodo di Labuan Bajo tetap beroperasi normal.
Dengan adanya erupsi tambahan yang terjadi pada Jumat malam, pembukaan kembali bandara Maumere masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak otoritas vulkanologi dan penerbangan. “Kita lihat informasi dari Astham besok pagi. Semoga kondisi membaik dan bisa dibuka kembali,” kata Parthaian.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

