Kemendagri Beri Penghargaan Kinerja Pemda Jawa-Bali

Kemendagri apresiasi kinerja Pemda Jawa-Bali, Bali raih dua penghargaan berprestasi.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah di Regional Jawa-Bali dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang berlangsung di Hotel Marriott, Sleman, Yogyakarta. Pemerintah Provinsi Bali menjadi satu-satunya provinsi yang berhasil meraih penghargaan di dua kategori, yaitu penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta pengendalian inflasi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas upaya pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai persoalan strategis, termasuk pengangguran, kemiskinan, stunting, inflasi, serta inovasi dalam pembiayaan pembangunan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasinya terhadap beberapa kepala daerah yang menunjukkan kinerja positif dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Terlepas dari adanya beberapa daerah yang mungkin sedang menghadapi masalah hukum, faktanya cukup banyak kepala daerah yang peduli, berprestasi, dan mampu menangani kemiskinan serta pengangguran dengan baik,” kata Tito dalam sambutannya.

Tito berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi semua pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas program pembangunan. Pemerintah berencana melanjutkan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah dengan penilaian yang mencakup sekitar 6.000 daerah hingga akhir November, menggunakan indikator yang terukur.

“Saya awasi langsung proses penilaiannya. Penilaian ini menggunakan angka-angka kuantitatif yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Tito.

Kemendagri juga menegaskan pentingnya stabilitas politik dan keamanan sebagai dasar utama pembangunan daerah. Tito menekankan bahwa pembangunan ekonomi dan sosial tidak akan maksimal tanpa situasi politik yang kondusif.

Acara penghargaan ini dibuka oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbolis tetapi pengakuan atas kebijakan yang berhasil membawa perubahan nyata bagi masyarakat.




“Penghargaan malam ini bukan sekadar apresiasi simbolis, melainkan konfirmasi bahwa kebijakan yang tepat ketika dilaksanakan dengan kesungguhan dapat menghasilkan perubahan yang terukur dalam kehidupan nyata,” kata Sri Sultan.

Pemerintah juga terus memantau indikator utama kesejahteraan masyarakat, termasuk tingkat pengangguran, angka kemiskinan, prevalensi stunting, dan laju inflasi untuk memastikan keberhasilan program pembangunan daerah.

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com