ZONAUTARA.com – Keir Starmer menyatakan kepada para pendukungnya bahwa ia akan maju dalam setiap kontes kepemimpinan Partai Buruh yang mungkin terjadi. Selama ini, perdana menteri dan para pendukungnya bersikeras bahwa ia tidak akan mundur jika kontes tersebut digelar, namun ada tanda tanya besar tentang apa yang sebenarnya akan dia lakukan. Setelah Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, menyatakan akan mengikuti setiap potensi kontes kepemimpinan, sikap Sir Keir menguat, menurut laporan BBC.
Perdana menteri meyakini bahwa kontes kepemimpinan bisa menjerumuskan negara ke dalam kekacauan, namun ia menyatakan sudah memenangkan mandat besar dua tahun lalu dan bertekad untuk mewujudkannya. Dengan mantan Sekretaris Kesehatan Wes Streeting dan Burnham yang siap bergerak, serta banyak anggota parlemen Partai Buruh yang memintanya mengundurkan diri, spekulasi tentang kemungkinan tantangan kepemimpinan terus bergulir.
Banyak hal akan bergantung pada hasil pemilihan sela Makerfield pada 18 Juni, yang harus dimenangkan oleh Burnham agar dapat mengikuti kontes kepemimpinan. Namun, tekad perdana menteri untuk berjuang menunjukkan bahwa kemungkinan adanya persaingan kepemimpinan Partai Buruh semakin menguat.
Sebagai pemimpin saat ini, Starmer secara otomatis akan masuk dalam pemungutan suara yang diajukan kepada anggota Partai Buruh. Walau belum ada tantangan kepemimpinan yang resmi, Burnham pada program Any Questions di BBC dengan tegas menyatakan niatnya untuk maju sebagai pemimpin.
Ditegaskan oleh Burnham, “Saya pikir Wes Streeting sepertinya telah meluncurkan kontes kepemimpinan, jadi jika itu berjalan, saya akan bergabung. Tapi saya harus membujuk anggota Parlemen Partai Buruh lainnya untuk melakukan hal yang sama.” Streeting sudah mengonfirmasi akan ikut serta dan mendorong dukungan bagi Burnham di Makerfield, dengan keinginan untuk menghadirkan “kontes yang layak dengan kandidat terbaik di lapangan.”
Diolah dari laporan BBC News.

