ZONAUTARA.com – Timur Tengah dalam kondisi kerusuhan setelah terjadinya serangan antara Iran dan Israel. Hal ini diungkapkan oleh editor internasional BBC, Jeremy Bowen. Untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata bulan April lalu, kedua negara tersebut saling menyerang wilayah masing-masing, sehingga Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak agar kedua negara berhenti “menembak”.
Israel melakukan serangan udara di wilayah barat dan tengah Iran, setelah Iran menembakkan rudal ke utara Israel. Serangkaian insiden ini menunjukkan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Selain itu, ribuan orang berpartisipasi dalam Maraton Palestina yang kembali diadakan di Betlehem setelah dihentikan selama dua tahun akibat Perang Gaza. Sementara itu, operasi dari Presiden Trump untuk membimbing kapal di Selat Hormuz dihentikan setelah dua hari, menurut penjelasan dari BBC Verify.
Dalam berita terkait lainnya, Uni Emirat Arab telah mengundurkan diri dari OPEC setelah hampir 60 tahun menjadi anggota, mengundang pertanyaan tentang dampaknya pada pasar minyak global.
Di sisi lain, koresponden BBC di perbatasan Lebanon, Carine Torbey, melaporkan dari kota Khiam seiring berlangsungnya hari kedua gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah di Lebanon selatan.
Diolah dari laporan BBC News.

