Prabowo Subianto Yakin Beijing Rasional dalam Konflik Cina-Taiwan

Prabowo Subianto tegaskan dukungan Indonesia terhadap Kebijakan Satu Tiongkok dan percaya pada pendekatan rasional Beijing.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa Beijing akan tetap rasional dalam menghadapi potensi eskalasi konflik di Selat Taiwan, yang merupakan salah satu titik konflik paling berisiko dalam geopolitik dunia saat ini. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap setia pada prinsip Kebijakan Satu Tiongkok dalam memandang hubungan antara Beijing dan Taipei.

Dalam wawancara eksklusif dengan media Prancis, The Atlantico, Prabowo menyampaikan pandangan bahwa Beijing akan tetap mengedepankan pendekatan terukur untuk menghindari konflik terbuka yang dapat merusak stabilitas global. “Saya telah menyatakannya secara terbuka, dan saya ulangi di sini: Indonesia mendukung Kebijakan Satu Tiongkok, dan kami percaya Beijing telah—dan akan tetap—sangat rasional mengenai Taiwan,” kata Prabowo dalam kutipan wawancara yang diterbitkan, Senin (8/6/2026).

Terkait dengan dinamika aliansi global, terutama menyusul penguatan hubungan antara Moskow dan Beijing setelah invasi ke Ukraina, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan mempertahankan independensi kebijakan luar negerinya. Ia menekankan bahwa Indonesia menghormati cara pandang dan kedaulatan setiap negara dalam mengelola kepentingan nasional mereka sendiri.

“Kami tidak ikut campur dalam urusan internal negara lain. Kami percaya Moskow dan Beijing adalah aktor rasional yang mementingkan kepentingan rakyat mereka di atas segalanya, dan bahwa kepentingan utama mereka adalah untuk memastikan perdamaian dan kebebasan yang langgeng,” tegas Prabowo.

Prabowo juga menyoroti pentingnya perdamaian di kawasan Asia-Pasifik, mengingat ketergantungan ekonomi global terhadap wilayah Asia Tenggara terkait mineral strategis dan kemampuan industrinya. Ia berharap bahwa hubungan antara kekuatan besar, termasuk Tiongkok dan Amerika Serikat, tetap berada dalam jalur kerja sama yang harmonis. “Saya percaya dunia akan lebih makmur jika kedua kekuatan besar itu bekerja sama secara harmonis. Sebaliknya akan terjadi jika mereka saling berhadapan,” ungkap Prabowo.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com