ZONAUTARA.com – Kerusuhan meletus di Belfast setelah seorang pria didakwa terkait serangan pisau yang memaksa warga meninggalkan rumah mereka. Beberapa rumah dan mobil dibakar, dan seluruh transportasi umum dihentikan di kota tersebut.
Seorang pria Sudan berusia 30 tahun dijadwalkan akan dihadapkan ke pengadilan pada Rabu dengan tuduhan percobaan pembunuhan setelah serangan di Belfast utara pada Senin malam. Ia juga didakwa dengan kepemilikan senjata tajam di tempat umum dan ancaman pembunuhan.
Seorang pria berusia 40-an masih dirawat di rumah sakit dengan luka serius pada mata, leher, dan punggung setelah serangan di Kinnaird Avenue sekitar pukul 22:30 BST. Sebuah video yang beredar luas di internet menunjukkan sejumlah orang, termasuk seseorang yang membawa tongkat, menghadapi pelaku hingga polisi tiba.
Polisi Irlandia Utara (PSNI) menyerukan ketenangan karena “kantong sporadis kerusuhan” terjadi di seluruh Irlandia Utara sebagai respon atas serangan tersebut. Beberapa lokasi sempat mengalami protes damai, tetapi kekerasan meletus di sejumlah area.
“Mobil-mobil dibakar di jalanan, menyebabkan rumah saya terbakar dan pria bertopeng menghancurkan pintu,” ujar seorang warga di Lendrick Street, Belfast timur, kepada BBC News NI. Sekitar 100 orang bertopeng terlihat di Newtownards Road, Belfast timur, di mana banyak pintu dihancurkan dan jendela dipecahkan.
UUP MLA Steve Aiken menyatakan bahwa kejadian ini tidak seharusnya terjadi di kota tersebut. “Melihat jendela pecah dan toko-toko rusak tidak membantu siapa pun dan justru merugikan kita sendiri,” katanya. Sementara itu, First Minister Michelle O’Neill mengecam tindakan “kelompok pria bertopeng yang membakar keluarga keluar dari rumah mereka” sebagai “penjahatan murni”.
Diolah dari laporan BBC News.

