ZONAUTARA.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama ratusan mahasiswa menghadapi hambatan akses menuju lokasi demonstrasi yang direncanakan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada hari ini, 12 Juni. Menurut mereka, aparat menutup akses di kawasan Semanggi dan mengarahkan aksi ke depan Gedung DPR/MPR.
Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengungkapkan bahwa rombongan mahasiswa tertahan di sekitar kawasan TVRI dan melakukan salat Jumat di lokasi tersebut. Rombongan terdiri dari sekitar 700 orang yang berangkat dari Depok menggunakan 14 bus, melewati Lenteng Agung dan Pancoran menuju Semanggi.
Kepada aparat, mahasiswa menyampaikan bahwa mereka telah memberitahukan aksi secara resmi dan mengumumkannya di media sosial. “Kita sudah coba menyampaikan bahwasanya kita sudah memberikan surat pemberitahuan aksi, pun juga kami sudah mempublikasikan di media sosial semua terkait dengan titik aksi dan sebagainya, tapi kita dipaksa pindah ke depan gedung DPR/MPR,” ujar Dimas.
Situasi memanas ketika mahasiswa meminta jalan dibuka. “Dari kami sendiri, sejauh ini sepakat bahwasanya kami tidak akan memindahkan titik aksi, karena pemilihan titik aksi di Bundaran HI sudah didasarkan pada kekecewaan kami kepada DPR dan Presiden yang pada dasarnya sudah tidak pernah peduli pada rakyat sendiri,” tambahnya.
Selain itu, Dimas menyatakan ada kemungkinan mahasiswa menuju lokasi secara mandiri menggunakan kereta rel listrik (KRL). Aksi ini bersifat kolektif dan terbuka bagi semua mahasiswa yang ingin berpartisipasi. “Kita melakukan pendataan, kita melakukan fasilitasi, tapi kita nggak menghalangi siapapun untuk ikut aksi ini,” pungkasnya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

