Starmer Tegaskan Pentingnya Belanja Pertahanan di Tengah Polemik

Keir Starmer tegaskan prioritas belanja pertahanan Inggris di tengah polemik pengunduran diri dua menteri.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa ia memiliki “kewajiban” untuk tetap menjabat sebagai perdana menteri saat berupaya mempertahankan keputusannya mengenai belanja pertahanan. Pernyataan ini disampaikan sehari setelah dua menteri pertahanannya mengundurkan diri terkait perselisihan pendanaan.

Saat diwawancarai oleh BBC, Starmer menjelaskan bahwa dia telah membuat keputusan “tegas”, termasuk mendapatkan setiap departemen untuk melakukan pemotongan guna membiayai pertahanan. Menyampaikan peringatan terselubung kepada penantang kepemimpinan potensial dalam partainya, dia mengatakan: “Siapapun yang menjadi perdana menteri akan menghadapi arus yang sama seperti yang saya hadapi, tidak ada dari itu yang akan berubah.”

Ketika ditanya apakah dia ingin memimpin Partai Buruh dalam pemilihan mendatang, dia menyatakan itu adalah keinginannya, tetapi mengakui: “Saya perlu membenahi keadaan.” Dia tidak ingin “menjerumuskan” negara ke dalam “kekacauan” pemilihan kepemimpinan tetapi menambahkan: “Jika itu terjadi, saya akan bertarung.”

Starmer menegaskan bahwa ini bukan tentang “kesombongan pribadi” melainkan “rasa tanggung jawab yang sangat mendalam”. Dia menambahkan bahwa pemerintahannya telah menstabilkan ekonomi, meningkatkan pengeluaran pertahanan, serta berinvestasi dalam layanan publik. Namun, Menteri Pertahanan John Healey dalam surat pengunduran dirinya mengkritik tajam, menuduh PM “tidak mampu” berkomitmen pada pengeluaran yang diperlukan untuk menjaga keamanan negara.

Starmer berterima kasih kepada Healey atas kerjanya tetapi membantah analisisnya, dan menyatakan bahwa pengeluaran pertahanan adalah “prioritas nomor satu” yang akan terus dipertahankan dalam tinjauan pengeluaran mendatang. Dia juga menunjukkan pemotongan bantuan luar negeri sebagai bukti kemampuannya membuat keputusan sulit untuk meningkatkan belanja pertahanan, dan menyatakan komitmen untuk mempublikasikan rencana pertahanan sebelum KTT NATO di awal Juli.




Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com