ZONAUTARA.com – Kabar mengejutkan datang dari kamp Samurai Biru menjelang laga krusial Belanda vs Jepang dalam lanjutan Grup F Piala Dunia 2026. Pelatih kepala Jepang, Hajime Moriyasu, secara terbuka menyatakan bertanggung jawab penuh atas situasi yang menimpa kapten timnya, Wataru Endo, yang terpaksa meninggalkan turnamen lebih awal.
Wataru Endo dilaporkan mengalami cedera pergelangan kaki yang cukup serius, sehingga harus menarik diri dari skuad hanya dua hari sebelum pertandingan digelar di Dallas. Kehilangan Endo menjadi pukulan telak bagi Jepang, mengingat peran vitalnya sebagai jenderal lapangan tengah sekaligus pemimpin di ruang ganti.
Dalam konferensi pers resmi yang digelar pada hari Sabtu waktu setempat, Hajime Moriyasu tampak emosional saat berbicara melalui penerjemah. Ia menegaskan bahwa keputusan terkait manajemen pemain yang berujung pada cedera Endo adalah tanggung jawabnya sebagai pelatih. “Ini pada akhirnya adalah tanggung jawab saya,” ujar Moriyasu di hadapan media menjelang bentrokan Belanda vs Jepang, dilansir dari Japantimes, Minggu (14/6).
Situasi semakin pelik bagi publik sepak bola Jepang karena setelah menarik diri dari skuad, Wataru Endo secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari kompetisi internasional secara keseluruhan. Laga Belanda vs Jepang yang seharusnya menjadi panggung pembuktiannya di level dunia, kini justru menjadi latar belakang perpisahan pahit sang kapten dengan tim nasional.
Tanpa kehadiran Endo, Moriyasu harus memutar otak lebih keras untuk meredam agresivitas lini tengah De Oranje. Pertemuan Belanda vs Jepang diprediksi akan menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad Jepang. Moriyasu dituntut untuk menemukan pengganti yang sepadan guna menjaga keseimbangan tim di Dallas nanti. Meskipun kehilangan pilar utama, Moriyasu tetap optimis bahwa anak asuhnya mampu memberikan perlawanan maksimal.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

