ZONAUTARA.com – Pemerintah Kota Bogor berencana membangun flyover di Jalan MA Salamun, yang akan tetap mempertahankan perlintasan sebidang kereta api di lokasi tersebut. Menurut Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, hal ini dilakukan demi menjaga konektivitas masyarakat dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. “Perlintasan MA Salmun tidak ditutup total. Akan dibangun flyover. Mereka (Komisi V DPR RI) melihat langsung kondisi lapangan dan akses warga yang sangat vital,” kata Jenal Mutaqin dilansir Antara, Minggu.
Keputusan ini menjawab isu berkembang tentang kemungkinan penutupan total perlintasan sebidang di kawasan MA Salamun, dengan pembangunan flyover sebagai solusi alternatif. Jenal menjelaskan bahwa flyover tersebut akan digunakan oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua.
Sebagai bagian dari infrastruktur transportasi di Kota Bogor, Pemkot juga mengusulkan percepatan penanganan perlintasan sebidang di Kebon Pedes. Proyek ini saat ini memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) di Kementerian Pekerjaan Umum. Proyek penanganan perlintasan di Kebon Pedes disebut-sebut membutuhkan anggaran sekitar Rp350 miliar.
“Saya juga menyampaikan bahwa Kebon Pedes menjadi prioritas kami dan membutuhkan intervensi bantuan dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tutur Jenal.
Pembangunan infrastruktur tersebut mencakup pembebasan lahan dan konstruksi, yang memerlukan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemkot Bogor.
Diolah dari laporan Detik.

