ZONAUTARA.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa 109 jiwa atau setara dengan 45 kepala keluarga (KK) terkena dampak gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa. Dari jumlah tersebut, 32 orang mengalami luka, dengan 24 di antaranya mengalami luka ringan dan delapan lainnya luka berat. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa.
Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di darat pada koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.
“Seluruh data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbarui oleh petugas lapangan,” kata Abdul Muhari.
Kabupaten Sigi melaporkan jumlah terdampak terbanyak dengan sekitar 69 jiwa atau 24 KK, di mana 21 warga mengalami luka ringan dan delapan warga mengalami luka berat. Di Kota Palu, dua warga mengalami luka ringan, sementara di Kabupaten Poso satu warga terluka.
Pendataan awal mencatat bahwa setidaknya ada 64 rumah yang terdampak, dengan empat rumah mengalami kerusakan ringan di Kabupaten Poso. Adapun fasilitas yang mengalami kerusakan meliputi empat fasilitas ibadah, empat fasilitas umum, dua jembatan, dua gedung perkantoran, satu tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi yang menghubungkan Palu-Sigi-Poso.
BMKG juga mencatat adanya 55 kali gempa susulan hingga pukul 14.00 WIB di sekitar lokasi gempa utama.
Diolah dari laporan ANTARA.

