ZONAUTARA.com – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan instruksi untuk mempercepat pencapaian swasembada bawang putih, dengan alokasi anggaran hampir mencapai Rp400 miliar. Langkah ini diambil guna memangkas ketergantungan pada impor melalui peningkatan produksi bibit bawang putih di dalam negeri.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk mendukung pembibitan seluas 5.000 hektare pada tahun ini. “Keinginan Presiden adalah bagaimana bawang putih sebagai barang kebutuhan pokok penting ini bisa swasembada,” jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Sementara pemerintah menargetkan sekitar 100 ribu hektare lahan untuk memenuhi kebutuhan bawang putih nasional, tantangan terbesar terletak pada ketersediaan bibit yang sesuai dengan kondisi agroklimat Indonesia. Wilayah seperti Sembalun di NTB, Temanggung di Jawa Tengah, dan Humbang Hasundutan di Sumatra Utara menjadi fokus pengembangan pembibitan.
Pemerintah tidak lagi bergantung pada bibit impor dan memperkuat sistem penangkaran bibit di tingkat petani, dengan menyediakan bibit awal yang nantinya dikembangkan oleh petani. “Pemerintah memberikan bridging bibitnya. Jadi petani dikasih bibit, kemudian setelah panen dikembalikan satu setengah kali dan sisanya boleh dijual,” ungkap Sudaryono.
Kebutuhan dana untuk pembibitan seluas 5.000 hektare mencapai sekitar Rp375 miliar, dengan anggaran bersumber dari APBN. Pemerintah juga mendorong keterlibatan BUMN dan sektor swasta untuk memperluas pembibitan hingga 20 ribu hektare, menargetkan produksi yang dapat mengurangi impor secara bertahap dalam tiga hingga empat tahun mendatang.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

