ZONAUTARA.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang pertama kali dikoordinasikan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Penghargaan ini diberikan tidak hanya kepada tim penyelenggara, tetapi juga kepada sekitar 2.000 petugas haji yang dinilai menjalankan tugas dengan disiplin dan dedikasi tinggi demi memastikan pelayanan kepada jamaah berjalan optimal.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam keterangan pers di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, mengungkapkan, “Bapak Presiden secara pribadi dan mewakili pemerintah sebagai Kepala Pemerintahan maupun Kepala Negara menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Haji, Pak Menteri Haji, Wakil Menteri Haji, beserta dengan seluruh jajaran Kementerian Haji dan menyampaikan terima kasih juga kepada pimpinan DPR RI dan pimpinan Komisi VIII atas terselenggaranya penyelenggaraan Haji tahun ini dengan baik,” ujarnya pada Rabu (17/6/2026).
Prabowo juga menilai kesuksesan penyelenggaraan haji ini tak lepas dari peran serta dan kerja sama para jamaah Indonesia, meski tahun ini dihadapkan pada banyak tantangan seperti ketidakpastian geopolitik akibat konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran serta pelemahan nilai tukar rupiah. Kementerian Haji dan Umrah yang baru beroperasi sejak September 2025 membuat persiapan berlangsung dalam waktu lebih singkat.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menuturkan, “Kami ini dilantik menjadi Menteri Haji ini September 2025, sementara timeline haji dari Kementerian Saudi sudah dimulai Juni 2025 artinya kita ketinggalan sekitar 3-4 bulan. Tapi, Alhamdulillah dengan kerja sama semua tim kita bisa mengejar ketinggalan itu dan Alhamdulillah hari ini saya terutama dengan DPR dan saya sangat senang karena Bapak Presiden memberikan apresiasi kepada Penyelenggaraan Haji pada tahun ini,”
Pemerintah Indonesia juga telah memulai penerapan kontrak layanan multiyears dengan penyedia layanan di Arab Saudi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kepastian bagi mitra penyedia jasa tersebut. Menteri Haji dan Umrah melaporkan percepatan dalam penerbitan visa jamaah dan distribusi kartu Nusuk. Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menambahkan bahwa fasilitas bagi jamaah reguler kini lebih nyaman dengan menginap di hotel bintang lima di sekitar Masjid Nabawi di Madinah.
Presiden Prabowo mengingatkan pemerintah dan DPR untuk tidak berpuas diri. Ia meminta agar terobosan baru terus dikembangkan untuk memangkas masa tunggu keberangkatan jamaah dan meningkatkan kualitas layanan untuk musim haji 2027. Salah satu upaya yang didorong adalah pengembangan konsep Kampung Haji sebagai strategi jangka panjang guna meningkatkan pelayanan sekaligus menekan biaya penyelenggaraan.
Diolah dari laporan Tirto.id.

