ZONAUTARA.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan bahwa kepulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci berlangsung dengan aman dan nyaman, hingga seluruh jemaah tiba di tanah air. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, menegaskan bahwa beberapa layanan telah dioptimalkan untuk mendukung proses ini, termasuk pendampingan di hotel, keberangkatan menuju bandara, pemeriksaan dokumen, penanganan bagasi, hingga kedatangan di debarkasi tanah air.
Seiring pemulangan jemaah, Maria Assegaf mengingatkan bahwa air zamzam tidak boleh dibawa dalam koper bagasi atau tas kabin sesuai ketentuan keamanan penerbangan Arab Saudi. “Fokus kami adalah memastikan seluruh jemaah memperoleh layanan terbaik sehingga dapat kembali ke tanah air dengan aman dan nyaman,” ujar Maria Assegaf di Makkah, Rabu (17/6/2026).
Maria menambahkan bahwa air zamzam untuk jemaah haji Indonesia akan didistribusikan di tanah air secara resmi. “Kami mengimbau jemaah untuk tidak membawa air zamzam tambahan. Air zamzam sudah disiapkan untuk jemaah dan akan diterima setibanya di Indonesia,” tambahnya.
Hingga hari ke-57 operasional haji, sejumlah 266 kloter telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan total 104.308 orang. Dari Bandara Madinah, 15 kloter diberangkatkan dengan total 5.961 orang. Sebanyak 275 kloter dengan total 107.989 orang telah tiba di Indonesia.
Maria juga mengajak para jemaah untuk menjaga kemabruran haji setelah kembali. “Haji yang mabrur harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian kepada sesama, semangat berbagi, serta kontribusi nyata bagi keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Diolah dari laporan Tirto.id.

