ZONAUTARA.com – Dewan Tertinggi Keamanan Nasional Iran (SNSC) mengumumkan bahwa kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz akan dibebaskan dari biaya selama 60 hari. Kebijakan ini sesuai dengan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang baru-baru ini disepakati.
Dalam pernyataan yang dirilis Kamis malam (18/6), SNSC menyatakan bahwa para pemohon izin melintas di perairan strategis tersebut tidak akan dikenai biaya selama dua bulan, seluruh biaya tersebut akan ditanggung oleh pemerintah Iran.
Sebagai bagian dari pelaksanaan MoU Islamabad, SNSC menyatakan Otoritas Jalur Perairan Teluk Persia (PGSA) telah diberi mandat untuk memproses dan memprioritaskan permohonan dengan cepat. Hal ini bertujuan untuk mendorong pelaksanaan kesepakatan secara efektif.
Menurut SNSC, langkah tersebut diperlukan guna menjamin keselamatan pelayaran, mencegah kecelakaan laut, dan memungkinkan peningkatan volume lalu lintas kapal secara bertahap. Tindakan ini harus dilaksanakan mengingat kondisi khusus dan beberapa risiko keamanan yang ada di jalur pelayaran tersebut.
Detil operasional dan teknis mengenai pelayaran melalui Selat Hormuz akan diumumkan lebih lanjut oleh PGSA. SNSC juga menambahkan bahwa langkah lainnya, termasuk pembersihan ranjau, akan dilaksanakan sesuai dengan paragraf kelima dari MoU Islamabad.
Diolah dari laporan Antara.

