ZONAUTARA.com – Persaingan untuk memasuki perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, kini semakin ketat. Hal ini mendorong berbagai sekolah untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memperkuat pendampingan bagi siswa dalam mempersiapkan studi lanjut, termasuk penyusunan portofolio, pengembangan kepemimpinan, dan simulasi wawancara beasiswa.
Pendekatan semacam ini diimplementasikan di Binus School Bekasi. Pada tahun ajaran 2025/2026, para lulusan sekolah ini berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi ternama, antara lain Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), University of Sydney, dan beberapa universitas lainnya di luar negeri, seperti National University of Singapore (NUS).
Dua siswa Binus School Bekasi, Keiza dan Ravi, sukses meraih Beasiswa Garuda dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Beasiswa ini merupakan salah satu yang paling kompetitif dengan kuota sekitar 1.000 penerima, yang seleksinya mencakup prestasi akademik, kepemimpinan, portofolio, hingga kemampuan komunikasi.
Principal Binus School Bekasi, Maria Karah, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil proses pembelajaran yang tidak hanya mengejar nilai akademis, tetapi juga membangun karakter dan kesiapan melanjutkan pendidikan lebih tinggi. “Kami sangat bangga dan mengapresiasi setiap murid kami yang telah menuntaskan masa pendidikan menengah dengan dedikasi luar biasa,” ujar Maria.
Keiza menyatakan bahwa pengalaman selama bersekolah menjadi bekal penting dalam proses seleksi beasiswa. “Di sela-sela kegiatan akademik dan non-akademik yang saya jalani, sekolah selalu membantu membangun rasa percaya diri,” kata Keiza. Ravi menambahkan bahwa dukungan fasilitas laboratorium, bimbingan intensif, dan akses informasi kompetisi lokal dan internasional membantu memperkuat portofolionya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

