ZONAUTARA.com – Pertandingan antara Belanda dan Swedia di Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada Sabtu (21/6/2026) pukul 18.00 WIB. Pelatih Belanda, Ronald Koeman, mengungkapkan bahwa meskipun ada tekanan, timnya siap untuk meraih kemenangan dan berharap bisa merayakan tiga poin. Di sisi lain, pelatih Swedia, Graham Potter, menyatakan bahwa timnya sedang dalam proses perbaikan dan siap menghadapi lawan yang lebih baik.
Koeman menambahkan bahwa formasi tim Belanda kemungkinan akan tetap menggunakan skema 4-3-3, dengan Micky van der Ven sebagai bek kiri. Sementara itu, Frenkie de Jong dipastikan bisa bermain setelah pulih dari cedera, namun Memphis Depay akan memulai pertandingan dari bangku cadangan dan Quinten Timber absen karena gegar otak. Serangan Swedia akan dipimpin oleh Gyokeres dan Isak, dengan Yasin Ayari yang baru saja mencetak dua gol melawan Tunisia, akan mengisi lini tengah.
Susunan pemain Belanda adalah: Verbruggen, Dumfries, van Dijk, van Hecke, van de Ven, Gravenberch, de Jong, Reijnders, Malen, Brobbey, Gakpo. Sementara itu, Swedia akan menurunkan Nordfeldt, Lagerbielke, Hien, Lindelof, Karlstrom, Bernhardsson, Nygren, Ayari, Gudmundsson, Gyokeres, dan Isak. Michael Oliver dari Inggris akan menjadi wasit dalam pertandingan ini.
Potter juga membahas tentang Alexander Isak, yang mencetak gol melawan Tunisia, menyatakan bahwa Isak masih dalam proses pemulihan untuk mencapai performa terbaiknya. Sementara itu, Koeman mengakui bahwa hasil imbang 2-2 melawan Jepang sebelumnya tidak memuaskan, terutama terkait dampak dari pergantian pemain.
Dalam hal cuaca, Kansas City, tempat berlangsungnya pertandingan, mengalami cuaca ekstrem dengan suhu panas dan tingkat kelembapan yang tinggi di siang hari, diikuti dengan peringatan tornado di malam hari. Meskipun demikian, minat terhadap sepak bola di kalangan penonton di AS bervariasi, dengan beberapa orang lebih memilih untuk menonton olahraga lainnya.
Belanda, yang merupakan tim finalis Piala Dunia tiga kali, akan berusaha meraih poin penuh melawan Swedia, yang pernah menjadi finalis sekali. Pertandingan ini menjadi penting bagi kedua tim, terutama bagi Koeman yang dapat menghadapi masalah jika timnya gagal meraih kemenangan.
Sumber: The Guardian

