Jenderal Dudung Kunjungi Korban Kekerasan, Sampaikan Pesan Prabowo

Jenderal Dudung melawat ke korban penganiayaan di RSHS Bandung, membawa pesan Presiden Prabowo.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Purnawirawan Dudung Abdurachman mengunjungi seorang korban penganiayaan dan penyekapan, YTR (29), di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Kamis (25/6) malam. Kunjungan itu juga sebagai bentuk penyampaian pesan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menyatakan perhatian terhadap kejadian yang menimpa korban. Dudung menekankan agar penanganan kasus ini disesuaikan dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Pesan dari beliau (Presiden), ya disesuaikan dengan prosedur hukum yang berlaku. Dan beliau sangat peduli sekali kepada kejadian ini, dan ini berharap untuk tidak terulang. Dan imbauan kepada masyarakat, kalau melihat ada hal-hal yang mencurigakan, ada hal-hal yang janggal, segera melaporkan kepada aparat yang terkait,” kata Dudung kepada wartawan.

Dudung juga berkoordinasi dengan keluarga korban yang berharap agar pelaku, Taufik Hidayat (30), diproses hukum seberat-beratnya untuk tindakan yang dilakukan terhadap YTR. “Dan pada kesempatan ini juga saya menyampaikan, dan termasuk dari pihak keluarga, agar diproses hukum seberat-beratnya kepada pelaku. Dan tentunya ini nanti kita akan sampaikan kepada penegak hukum, sehingga proses hukum ini sesuai dengan tuntutan dari pihak keluarga,” tambah Dudung.

Dudung menyatakan kondisi korban setelah melihat langsung di rumah sakit. Ia menilai perlakuan pelaku sudah di luar batas kemanusiaan. “Dan saya pun secara pribadi, terus terang kalau melihat kondisinya tadi, ini sudah di luar batas-batas kemanusiaan. Sehingga layak kalau dihukum seberat-beratnya,” ungkapnya.

Menanggapi permasalahan terkait BPJS Kesehatan yang tidak meng-cover biaya perawatan korban, Dudung memastikan BPJS Kesehatan siap memberikan bantuan. “Saya langsung telepon Direktur BPJS. Dan beliau langsung menyambut, dan bahkan sebelumnya juga sudah memonitor tentang masalah ini. Dan BPJS juga akan membantu. Bahkan nanti prosedurnya akan dilaporkan kepada LPSK, dan Kementerian Kesehatan pun akan membantu. Di samping itu, Gubernur Jawa Barat pun dengan sepenuhnya akan membantu,” jelas Dudung.




Diolah dari laporan CNN Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com