Purbaya: APBN Kuat untuk Subsidi Energi di Tengah Krisis

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan APBN tetap mampu menanggung subsidi energi di tengah kondisi krisis global.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih cukup kuat untuk menanggung subsidi energi, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG, di tengah ketidakpastian geopolitik global. Pernyataan ini disampaikan dalam dialog Economic Update bersama CNBC Indonesia pada 24 Juni 2026.

Dalam perkembangan ekonomi hingga Mei 2026, Purbaya mencatat defisit APBN mencapai 0,70% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara dengan Rp 180,4 Triliun. Hal ini didukung oleh peningkatan penerimaan pajak yang tumbuh 22,1% secara tahunan (yoy), berkat reformasi perpajakan dan reorganisasi pegawai pajak.

Pada periode yang sama, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,61% di kuartal pertama 2026. Purbaya mengungkapkan bahwa sumber pertumbuhan ekonomi ini meliputi program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kontribusi sektor swasta yang didorong pemerintahan Prabowo.

Daya beli masyarakat Indonesia juga dinilai masih kuat, yang terlihat dari data konsumsi dan penjualan otomotif. Selain itu, stimulus berupa Gaji Ke-13 bagi ASN dan pensiunan turut menopang ekonomi nasional.

Menanggapi isu under invoicing dan pelaporan pajak salah dalam ekspor komoditas unggulan, Purbaya menegaskan bahwa Kemenkeu telah melakukan investigasi dan pembentukan BUMN Khusus Ekspor sebagai langkah penyelesaian masalah ini.




Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com