Nico Williams Kritik Tackle ‘Tidak Perlu’ Pemain Uruguay yang Cedera

Nico Williams mengkritik keras tackle 'tidak perlu' yang mengakibatkan cedera saat pertandingan Spanyol vs Uruguay di Piala Dunia.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI

ZONAUTARA.com – Pemain sayap Spanyol, Nico Williams, mengkritik keras tackle ‘tidak perlu’ yang dilakukan oleh pemain Uruguay yang mengakibatkan dirinya cedera. Insiden tersebut terjadi saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia, yang berlangsung pada Minggu (28/6/2026) waktu WIB, dan menyebabkan Williams serta rekannya, YĆ©remy Pino, mengalami cedera.

Meski Spanyol mengalami kerugian dengan cedera yang dialami kedua pemain, kabar terbaru dari tim menyebutkan bahwa kondisi mereka tidak seburuk yang diperkirakan. Spanyol menyatakan bahwa cedera yang dialami Pino dan Williams tergolong moderat. Pino awalnya diperkirakan akan absen hingga akhir Piala Dunia, namun hasil rontgen menunjukkan bahwa ia tidak mengalami patah tulang selangka, melainkan hanya terkilir pada sendi akromioklavikular, sedangkan Williams mengalami cedera adductor.

Pernyataan dari tim menyebutkan bahwa ketersediaan kedua pemain akan tergantung pada laju pemulihan mereka. Williams mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap tantangan yang membuatnya cedera, di mana NicolƔs de la Cruz melakukan tackle berbahaya yang memicu ketegangan di menit-menit akhir pertandingan. Williams dan Spanyol tidak menyebutkan secara spesifik tackle mana yang menyebabkan cedera tersebut.

ā€œHari ini adalah salah satu hari terburuk dalam hidup saya,ā€ tulis Williams di media sosial. ā€œSaya cedera lagi setelah tahun yang sangat sulit. Kemarin, saya mengalami cedera baru akibat insiden di mana seorang profesional lain bertindak atas frustrasi, ketidakpuasan, dan kesedihan terhadap situasi yang ia hadapi. Menurut saya, itu adalah tindakan yang dapat dihindari, karena sama sekali tidak perlu. Namun, ini tidak akan menghentikan saya.ā€

Williams sebelumnya menargetkan pertandingan melawan Uruguay sebagai kesempatan untuk kembali bugar 100% setelah mengalami cedera hernia atlet, serta cedera pangkal paha dan hamstring. Ia menyatakan tidak ada masalah untuk bermain selama 90 menit, namun ia justru dimasukkan ke lapangan setelah 76 menit. Williams sebelumnya juga bermain sebagai pengganti saat melawan Arab Saudi dan Cape Verde.




Spanyol berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Uruguay dalam pertandingan yang keras dan terkadang penuh dengan tindakan kekerasan di Guadalajara, yang memastikan posisi pertama Grup H bagi Spanyol. Namun, Pino, yang masuk sebagai pengganti di babak kedua, mengalami jatuh yang cukup parah. Meskipun winger Crystal Palace tersebut bermain hingga peluit akhir, ia meninggalkan stadion dengan lengan terkilir.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, menyebut Pino sebagai ‘heroik’ dan menambahkan bahwa ia dicurigai mengalami patah tulang, dengan kemungkinan besar akan absen di sisa kompetisi. Williams meninggalkan stadion dengan kepala tertunduk dan pincang. Pemain baru Liverpool, VĆ­ctor MuƱoz, yang belum bermain di turnamen ini, masih berlatih sendiri. Dengan kembalinya Lamine Yamal dari cedera, meskipun ia kini sudah dapat bermain di dua pertandingan terakhir, ada keraguan tentang kebugaran semua empat winger alami dalam skuad.

Williams, seperti Lamine Yamal, datang ke Piala Dunia dalam proses pemulihan dari cedera, dengan pelatih mencoba memperkenalkan kedua winger secara bertahap. Setelah absen sejak April, Lamine Yamal masuk sebagai pengganti di pertandingan pembuka Spanyol melawan Cape Verde, kemudian menjadi starter di pertandingan melawan Arab Saudi dan Uruguay saat ia mendekati kebugaran penuh. Remaja ini belum sepenuhnya fit, meskipun telah bermain 19, 45, dan 75 menit secara berturut-turut dalam tiga pertandingan Spanyol sejauh ini.

Sementara itu, MuƱoz mengalami cedera betis menjelang turnamen dan mengalami kemunduran lebih lanjut ketika didiagnosis dengan cedera otot lainnya. Ia kini berlatih di lapangan tetapi belum bergabung kembali dengan rekan-rekannya. ā€œKami sedikit kekurangan winger spesialis,ā€ kata De la Fuente. ā€œKami tidak akan mengubah ide kami, tetapi akan memiliki pemain yang berbeda dengan karakteristik yang berbeda. Jika kami tidak bisa bermain dengan winger, kami akan bermain tanpa winger.ā€

Sumber: The Guardian

Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com