ZONAUTARA.com – Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (29/6/2026) dengan agenda membahas strategi pencegahan korupsi. Pembahasan ini dilakukan dalam konteks restrukturisasi dan perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh pemerintah.
Setibanya di Gedung C1 KPK, Jakarta Selatan, Dony menyatakan tujuan kedatangannya untuk bertemu Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminuddin. “Kita meeting dengan Pak Amin, buat pencegahan, ya dalam acara restrukturisasi BUMN,” ucap Dony kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Meski demikian, Dony enggan memberikan banyak keterangan terkait kedatangannya tersebut. Ia menegaskan akan menyampaikan hasil audiensi melalui jumpa pers setelah pertemuan berlangsung. “Nanti ada jumpa pers,” tambahnya.
Meski belum ada pernyataan resmi dari KPK mengenai pertemuan tersebut, diketahui dari informasi yang dibagikan bahwa Dony akan bertemu seluruh struktural di Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK. Langkah ini dilakukan sejalan dengan upaya pemerintah merampingkan jumlah BUMN dari sekitar 1000 menjadi 250.
Salah satu rencana dalam restrukturisasi ini adalah konsolidasi 15 perusahaan logistik, termasuk PT POS Indonesia (Persero). Selain itu, Danantara akan menggabungkan empat perusahaan aset manajemen yang dinilai belum kompetitif menjadi satu entitas baru.
Diolah dari laporan Tirto.id.

