ZONAUTARA.com – Petenis tunggal putri asal Inggris, Emma Raducanu, menegaskan bahwa dirinya akan tetap berpartisipasi dalam turnamen Grand Slam Wimbledon yang digelar pada Senin (29/6), meskipun harus menghadapi kendala cedera kaki. Cedera tersebut telah mengganggu persiapannya selama satu pekan terakhir.
Petenis berumur 23 tahun ini yang merupakan unggulan ke-30, memastikan keputusannya setelah menjalani sesi latihan selama satu jam di All England Club, Minggu (28/6). Raducanu dijadwalkan bertanding melawan petenis Kroasia, Antonia Ruzic, di Court One.
“Saya akan melakukan segalanya bersama tim saya dalam hal perawatan. Rencana saat ini adalah bermain,” ujar Raducanu dalam konferensi pers di Wimbledon.
Meski begitu, juara Amerika Serikat Terbuka 2021 ini belum bisa memprediksi seberapa pulih kondisinya saat di lapangan nanti. Kekhawatiran mengenai keadaan fisiknya meningkat setelah Raducanu terlihat menggunakan sepatu pelindung pada Rabu (24/6) dan absen dari latihan di beberapa hari berikutnya karena dugaan cedera pada tulang keringnya.
Pada Sabtu (27/6), Raducanu melanjutkan latihan dengan mengikat kakinya namun sesi tersebut terhenti lebih cepat saat berlatih dengan Anna Kalinskaya dari Rusia. Raducanu mengaku cedera pada tulang kering ini adalah “niggle” yang sudah berlangsung satu bulan akibat beban pertandingan di turnamen Queen’s sebelumnya.
“Saya telah mengelolanya. Queen’s mungkin memberikan beban yang besar bagi saya. Bermain lima pertandingan setelah lama tidak berkompetisi memang cukup berat. Namun, saya mengusahakan semua opsi yang ada bersama tim,” tambahnya.
Cedera ini menjadi tantangan baru dalam karier Raducanu yang sering terganggu masalah fisik sejak kemenangan gemilang di AS Terbuka lima tahun lalu. Optimisme yang sempat muncul dari pencapaiannya di Queen’s kini diuji kembali menjelang Wimbledon.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

