ZONAUTARA.com – Garda Pemuda (GP) Nasdem menyelenggarakan turnamen padel di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (28/6/2026). Acara ini bagian dari rangkaian kegiatan menjelang Kongres II dan perayaan HUT ke-15 GP Nasdem. Tujuan lain dari acara ini adalah untuk menarik perhatian generasi Z sebagai pemilih potensial di Pemilu yang akan datang.
Ketua GP Nasdem, Prananda Surya Paloh, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan pendekatan ringan untuk merangkul suara Gen Z. “Saya rasa itu salah satu yang saya sebut soft approach ya (untuk Gen Z). Kan tidak usah langsung masuk ke politik praktis, itu yang saya tekankan dari tadi. Jadi dalam wadahnya dan profesinya masing-masing, misalnya memang dia jago sebagai entrepreneur ataupun lihai dalam bidang olahraga, silakan saja,” ujar Prananda usai acara.
Prananda menambahkan, antusiasme peserta terhadap turnamen ini sangat tinggi dengan jumlah peserta yang membludak. Selain itu, pertandingan eksibisi antara istrinya dan artis nasional Wulan Guritno menarik perhatian banyak peserta. “Dan tadi juga kita melihat exhibition match antara istri saya dan artis nasional, Wulan Guritno. Saya rasa cukup bisa menarik popularitas ya. Dan juga saya melihat olahraga Padel adalah olahraga yang sangat pesat berkembang ya, bukan hanya di dunia tetapi di Indonesia juga,” kata Prananda.
Kongres GP Nasdem dijadwalkan berlangsung pada 21 dan 22 Juli 2026 di Jakarta. Acara ini akan menjadi momen konsolidasi bagi kepengurusan di berbagai daerah. “Saya rasa kongres itu juga bagian dari konsolidasi, tetapi secara paralel juga Partai NasDem telah melakukan konsolidasi-konsolidasi ke daerah ya. Dimulai dari kemarin Sultra, terus ke NTB, terus ke Kalimantan Timur, seterusnya seterusnya, Gorontalo,” ujar Prananda lagi.
Menurut Prananda, pendekatan yang dilakukan oleh GP Nasdem melalui turnamen padel ini menjadi strategi yang positif dalam menjangkau generasi muda. “Jadi kita rasa ya kita bekerja secara paralel, tapi partai bekerja secara hard politik, politik praktis, Garda Pemuda NasDem soft approach. Dan pendekatan-pendekatan ini saya rasa cukup positif ya,” tambahnya.
Diolah dari laporan Detik.

