Kanada Melaju ke 16 Besar Piala Dunia Setelah Eustáquio Cetak Gol Menit Terakhir

Kanada melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah Eustáquio cetak gol menit terakhir melawan Afrika Selatan.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Kanada Melaju ke 16 Besar Piala Dunia Setelah Eustáquio Cetak Gol Menit Terakhir

ZONAUTARA.com – Kanada berhasil melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia setelah Stephen Eustáquio mencetak gol pada menit terakhir pertandingan melawan Afrika Selatan di Toronto, Jumat dini hari WIB.

Jesse Marsch, pelatih Kanada, tampak menahan diri untuk tidak merayakan gol tersebut, namun suasana di lapangan langsung berubah ketika stafnya dan pemain cadangan merayakan dengan penuh semangat. Di menit ke-91, Eustáquio mengendalikan bola hasil sapuan Afrika Selatan dan melepaskan tembakan kaki kanan yang keras, mengarah ke sudut bawah gawang.

Gol itu sangat pantas untuk Kanada, meskipun selama pertandingan, ada momen di mana tampaknya pertandingan akan berlanjut ke babak tambahan waktu. Afrika Selatan terlihat lebih memilih untuk bertahan dan tidak menunjukkan ambisi menyerang yang signifikan, bahkan kiper mereka, Ronwen Williams, sering kali mendapat boo dari penonton karena terlalu lama menguasai bola.

Pelatih kepala Afrika Selatan, Hugo Broos, menyatakan bahwa mencapai titik ini sudah merupakan pencapaian tersendiri, tetapi ia juga berharap lebih dari timnya. Broos, yang berusia 74 tahun, merasa bahwa meskipun banyak yang meragukan timnya, mereka mampu menunjukkan performa yang membanggakan.

Kanada yang sempat dijagokan sebagai favorit, harus meninggalkan kenyamanan bermain di rumah setelah gagal meraih posisi teratas di Grup B, yang berarti mereka kehilangan keuntungan bermain di depan pendukung sendiri. Kapten tim, Alphonso Davies, yang kembali duduk di bangku cadangan, mengingatkan bahwa sepak bola knockout berarti hanya ada satu tujuan: menang atau pulang.




Pertandingan berlangsung lambat hingga menit ke-44 ketika Moise Bombito mengirimkan sundulan yang berhasil dihalau oleh Aubrey Modiba. Dalam situasi itu, terjadi kekacauan di kotak penalti Afrika Selatan, di mana beberapa pemain Kanada saling menghalangi satu sama lain. Kanada juga memiliki peluang lain ketika Derek Cornelius gagal memanfaatkan bola mati dari Eustáquio dengan baik.

Kedua tim bertanding dengan ketat, dan ada momen kontroversial ketika wasit tidak memberikan penalti kepada Kanada di akhir babak pertama. Meskipun tampak ada pelanggaran, tayangan ulang menunjukkan keputusan wasit bisa saja benar. Marsch menunjukkan kemarahan terhadap keputusan tersebut, tetapi hanya Bombito yang menahannya untuk tidak mendekati wasit setelah peluit tanda akhir babak pertama dibunyikan.

Di babak kedua, Afrika Selatan menunjukkan peningkatan performa meskipun awalnya sangat terbatas. Mokoena sempat melepaskan tembakan dari jarak yang cukup jauh, namun hanya satu-satunya tembakan tepat sasaran yang mereka buat. Williams, kiper Afrika Selatan, terpaksa bekerja keras untuk menghentikan serangan-serangan Kanada, terutama ketika Eustáquio hampir mencetak gol kedua.

Dalam suasana haru, Eustáquio yang menggantikan Davies sebagai kapten, berhasil mencetak gol yang membawa Kanada melaju ke babak selanjutnya. Golnya memastikan Kanada akan bertemu dengan Belanda atau Maroko di Houston pada hari Jumat mendatang.

Sumber: The Guardian

Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com