ZONAUTARA.com – Rencana Investasi Pertahanan yang diumumkan pemerintah Inggris memunculkan tantangan keuangan sebesar £4,7 miliar bagi perdana menteri selanjutnya. Rencana ini memerlukan tambahan pengeluaran dalam anggaran berikutnya.
Sebelum pengumuman tersebut, John Healey mengundurkan diri dari jabatan sebagai Menteri Pertahanan karena tidak puas dengan anggaran yang diberikan. Posisi Healey digantikan oleh Dan Jarvis, yang mendapatkan tambahan dana sebesar £1,5 miliar dari Kementerian Keuangan. Total peningkatan pendanaan untuk angkatan bersenjata kini mencapai £15 miliar, namun Healey tetap menganggapnya belum memadai.
Sir Keir Starmer mengungkapkan bahwa rencana ini adalah “platform yang bisa dibangun oleh penerusnya.” Kendati demikian, Jarvis mengakui bahwa masih banyak yang harus dilakukan. Rencana investasi ini juga mengandalkan efisiensi pertahanan sebesar £10,7 miliar hingga tahun 2030, meskipun belum jelas bagaimana pencapaiannya.
Buried within that plan today were numbers that are likely to cause Sir Keir’s successor as prime minister a headache. It contained confirmation from the Treasury that only £10.3bn of the £15bn that’s been committed has actually been identified.
Anggaran yang telah teridentifikasi hanya £10,3 miliar dari total komitmen £15 miliar, dan sisa £4,7 miliar harus ditemukan dalam anggaran mendatang. Hal ini menjadi tugas Andy Burnham dan calon menteri keuangannya, jika ia terpilih sebagai perdana menteri bulan depan.
Rencana ini menjadi salah satu isu paling rumit yang harus dihadapi oleh pengganti Starmer. Beberapa anggota parlemen dari Partai Buruh, termasuk tokoh senior seperti Ketua Komite Pilihan Pertahanan Tan Dhesi, menyatakan bahwa anggaran saat ini masih kurang memadai.
Diolah dari laporan BBC News.

