ZONAUTARA.com – Gonçalo Ramos mencetak gol penting yang membawa Portugal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia setelah mengalahkan Kroasia dalam pertandingan dramatis di Toronto, Jumat (3/7/2026) waktu setempat. Pertandingan ini ditandai dengan berbagai insiden, termasuk keputusan VAR yang kontroversial dan empat gol yang dibatalkan, salah satunya terjadi di detik-detik terakhir yang seharusnya memberikan Kroasia penyama kedudukan.
Rafael Leão, yang memberikan assist untuk gol Ramos, terlihat lebih lega daripada bahagia setelah gol tersebut. Ini merupakan pertemuan terakhir bagi dua legenda sepak bola, Luka Modrić yang berusia 40 tahun harus menyingkir dari Piala Dunia, sementara Cristiano Ronaldo tetap bermain meski tampil di bawah tekanan. Meskipun Ronaldo mencetak gol dan dinyatakan sebagai pemain terbaik pertandingan, banyak yang berpendapat pertandingan ini lebih tentang strategi tim daripada individualitas.
Sejak awal, Portugal menguasai permainan dengan beberapa peluang emas, termasuk dua tembakan Bruno Fernandes yang berhasil ditepis oleh kiper Kroasia, Dominik Livaković. Pedro Neto menjadi ancaman utama bagi pertahanan Kroasia, meski beberapa umpan silang yang dia lakukan tidak membuahkan hasil.
Kroasia, meski tertekan, menunjukkan ketahanan yang baik. Mereka memanfaatkan momen untuk menyerang, dengan strategi yang berusaha mengisolasi Martin Baturina. Namun, upaya mereka tidak terlalu berhasil, terutama berkat permainan solid dari Rúben Dias yang mengawasi Ante Budimir dengan ketat.
Setelah pergantian pemain di babak kedua, Kroasia tampil lebih agresif dan berhasil mencetak gol pertama mereka melalui Ivan Perišić yang memanfaatkan umpan silang dari Josep Stanišić. Namun, gol tersebut tidak bertahan lama karena Portugal segera mendapatkan penalti setelah VAR mengintervensi dan menyatakan adanya pelanggaran terhadap Leão.
Cristiano Ronaldo melangkah sebagai eksekutor penalti dan berhasil mengeksekusi dengan baik, menyamakan kedudukan bagi Portugal dan memicu sorakan dari para pendukungnya. Meskipun Portugal kembali ke permainan, Kroasia tetap menunjukkan dominasi mereka dan memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol kedua.
Setelah jeda hidrasi, Kroasia hampir mencetak gol lagi, tetapi beberapa usaha mereka digagalkan oleh penyelamatan gemilang dari Costa. Di sisi lain, Ronaldo ditarik keluar, sebuah keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Namun, Portugal akhirnya berhasil menemukan kembali ritme mereka dan mencetak gol kedua menjelang akhir pertandingan.
Di akhir pertandingan, Kroasia mencetak gol lagi, tetapi sekali lagi VAR membatalkan gol tersebut karena offside, menambah ketegangan di stadion. Meskipun terdapat protes dari para pendukung Kroasia, keputusan tetap berlaku dan Portugal melaju ke babak selanjutnya.
Sumber: The Guardian

