ZONAUTARA.com – Switzerland berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Algeria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di BC Place, Vancouver pada 3 Juli 2026, pukul 10.00 WIB (11.00 WITA/12.00 WIT).
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Switzerland untuk menunjukkan dominasinya di lapangan. Sejak awal, tim Swiss langsung mengambil inisiatif menyerang. Gol pembuka hadir pada menit ke-10 melalui Breel Embolo, yang memanfaatkan umpan ciamik dari J. Manzambi. Gol ini menjadi penanda kebangkitan awal Switzerland dalam pertandingan ini.
Setelah gol itu, Switzerland terus menekan pertahanan Algeria. Statistik mencatat Switzerland menguasai permainan dengan total 11 tembakan, termasuk 5 yang mengarah ke gawang dan 4 tembakan melenceng. Sementara itu, Algeria hanya mampu melakukan 8 tembakan, dengan 2 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Meski begitu, Algeria tidak tinggal diam dan berusaha untuk membalas. Namun, usaha mereka sering kali terhalang oleh pertahanan solid yang ditampilkan oleh Switzerland.
Algeria mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan, tetapi upaya mereka kerap kali terhenti di tangan kiper Switzerland yang tampil gemilang, mencatatkan 2 penyelamatan. Selain itu, pertahanan Switzerland juga cukup tangguh, dengan mencatatkan 2 tembakan yang diblok. Pada menit ke-36, Algeria mendapat kartu kuning pertama melalui F. Chaibi, setelah melakukan pelanggaran yang dianggap berbahaya.
Memasuki babak kedua, Algeria mencoba untuk meningkatkan intensitas permainan mereka. Namun, Switzerland kembali menunjukkan ketangguhannya. Di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-46, D. Ndoye menggandakan keunggulan Switzerland dengan gol kedua. Gol ini semakin mempertegas dominasi tim Swiss dalam pertandingan ini dan mengurangi harapan Algeria untuk bangkit.
Algeria yang tertinggal 2-0 berusaha untuk kembali ke permainan. Mereka mencoba meningkatkan serangan, namun masih belum mampu menembus pertahanan Switzerland. Pada menit ke-72, Algeria kembali menerima kartu kuning, kali ini untuk H. Boudaoui, menambah catatan buruk mereka dalam pertandingan ini.
Statistik menunjukkan bahwa Switzerland lebih efektif dalam menyerang dan bertahan. Mereka berhasil menciptakan 4 tendangan sudut dan tidak terjebak dalam posisi offside, sementara Algeria hanya mencatatkan 2 tendangan sudut dan 2 kali offside. Dengan penguasaan permainan yang lebih baik dan strategi yang terorganisir, Switzerland menutup pertandingan dengan skor 2-0.
Kemenangan ini membawa Switzerland melaju ke babak selanjutnya, menunjukkan performa yang solid dan siap menghadapi tantangan berikutnya di Piala Dunia 2026. Tim ini menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam turnamen ini.
Artikel ini diproduksi secara otomatis berdasarkan data resmi Piala Dunia FIFA 2026. Data statistik bersumber dari API-Sports. | Zonautara.com

