ZONAUTARA.com – Pertandingan antara Argentina dan Cape Verde dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026 berlangsung di stadion yang penuh sesak pada Sabtu (4/7/2026) waktu setempat. Cape Verde, setelah berhasil menahan imbang juara Eropa di pertandingan pertama, kini tampil dengan percaya diri melawan juara dunia. Sejauh ini, mereka menunjukkan permainan yang solid dan mengancam meskipun Argentina diunggulkan.
Dalam 25 menit awal, Cape Verde tampil mengesankan, mampu menciptakan beberapa peluang meski Argentina menguasai bola. Kiper Cape Verde, Vozinha, belum banyak mendapat tekanan, dan timnya bahkan memiliki beberapa momen berbahaya. Pada menit ke-23, umpan panjang hampir saja menemukan Jovane Cabral, tetapi ia gagal mengontrol bola dengan baik.
Pada menit ke-18, Lionel Messi mengambil tendangan bebas yang melewati pagar pertahanan, namun Vozinha mampu menyelamatkan gawangnya dengan baik. Beberapa saat kemudian, Cabral melakukan pelanggaran keras terhadap Messi, tetapi wasit memberikan tendangan bebas untuk Argentina di tepi area penalti.
Di menit ke-16, Messi hampir mencetak gol ketika ia melepaskan tembakan mendatar, namun peluang itu belum membuahkan hasil. Argentina tampak kesulitan untuk menciptakan peluang yang lebih berbahaya, sementara Cape Verde terlihat nyaman dalam bertahan dan berusaha melakukan serangan balik.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memuji kualitas Cape Verde, menyatakan bahwa mereka bukanlah tim yang bisa dianggap remeh. Di sisi lain, pelatih Cape Verde, Bubista, menegaskan bahwa timnya percaya pada kemampuan mereka sendiri dan siap menghadapi tantangan ini.
Stadion dipenuhi oleh pendukung Argentina yang jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan pendukung Cape Verde. Dengan populasi Argentina mencapai 48 juta orang dibandingkan 500.000 orang di Cape Verde, dukungan yang luar biasa untuk tim Tanggo tak terhindarkan. Meskipun ada ancaman cuaca, pertandingan tetap berlangsung sesuai jadwal.
Para pengamat dan penggemar berdebat tentang potensi kejutan dalam pertandingan ini, dengan harapan Cape Verde bisa mencetak sejarah baru di Piala Dunia. Meskipun Argentina difavoritkan, setiap tim di Piala Dunia memiliki potensi untuk membuat kejutan.
Sumber: The Guardian

